Minggu, April 19, 2026

Bupati Klaten Turun Gunung Pastikan Pelayanan Puskesmas Tak Kendur

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo kembali turun langsung meninjau pelayanan kesehatan di wilayahnya. Pekan lalu, Hamenang menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Bayat untuk memastikan kualitas pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.

Sidak tersebut dilakukan usai kegiatan Sambung Rasa di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, pada Selasa (30/9/2025). Dalam kunjungannya, Hamenang didampingi sejumlah kepala dinas, asisten, serta kepala bagian di lingkungan Pemkab Klaten.

Tak hanya meninjau fasilitas, Hamenang juga berdialog dengan warga yang tengah mengantre pelayanan dan menanyakan langsung pendapat mereka tentang kinerja petugas Puskesmas. Ia juga berbincang dengan tenaga kesehatan yang bertugas.

“Puskesmas di Bayat termasuk top comment di sosial media saya sama Mas Wakil. Katanya kurang murah senyum, galak-galak, pelayanannya lama. Setelah kami cek memang karena di sini itu Puskesmas melayani 18 desa. Karena memang di sini itu sehari bisa 150 sampai 200 pasien. Sehingga kesannya lama karena memang apa ya istilahnya over capacity. Ke depan mungkin akan kami tambahi doker, tetapi saat ini dibantu dari internship,” kata Hamenang.

Melihat cakupan pelayanan yang luas, Hamenang menilai perlunya penambahan ruang tunggu agar masyarakat merasa lebih nyaman saat datang berobat.

“Meskipun kalau bicara sebuah Puskesmas ini sudah luar biasa. Tapi ketika coverage-nya besar ya harus kemudian nanti ke depan ada penambahan,” jelasnya.

Dorong Pelayanan Lebih Ramah

Selain peningkatan fasilitas, Bupati Hamenang juga menekankan pentingnya sikap ramah dan empati petugas dalam melayani masyarakat.

“Sehingga kemudian warga masyarakat, pasien yang datang itu minimal ayem dulu, senang sehingga biasanya kalau kita sudah happy dulu itu penyakitnya sudah berkurang,” ungkap Hamenang.

Ia menyampaikan apresiasi atas masukan warga yang disampaikan melalui berbagai saluran, termasuk media sosial. Menurutnya, kritik dan saran masyarakat sangat membantu pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.

“Tentu saja sangat membantu kami mengevaluasi bersama berbagai macam fasilitas kesehatan yang ada di Klaten. Prinsipnya perbaikan-perbaikan selalu dilakukan dalam rangka pelayanan agar masyarakat lebih nyaman,” jelasnya.

Hamenang juga mengingatkan seluruh Puskesmas di Kabupaten Klaten agar terus meningkatkan mutu pelayanan tanpa menunggu adanya sidak.

“Untuk Puskesmas lainnya, tidak perlu menunggu sidak. Harapan kami bersama kemudian bisa terjadi upgrade berkaitan dengan pelayanan ke masyarakat di bidang kesehatan. Harapannya semua masyarakat bisa menggunakan fasilitas kesehatan khususnya di Puskesmas merasa nyaman, happy, terlayani dengan baik sehingga bisa memperoleh kesembuhan dengan waktu lebih cepat,” kata Hamenang.

Sidak menjadi salah satu langkah rutin yang dilakukan Bupati Hamenang dan Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto dalam memastikan pelayanan publik di Klaten berjalan baik. Selain ke Puskesmas, keduanya juga kerap meninjau langsung pelayanan di kelurahan hingga kecamatan.

Ruang Tunggu Akan Diperluas

Kepala Puskesmas Bayat, Rini Hidayati, menyampaikan terima kasih atas perhatian bupati terhadap pelayanan kesehatan di wilayahnya.

“Beberapa hal yang mungkin menjadi cuitan netizen sebenarnya sudah kami lakukan respons cepat dengan perbaikan-perbaikan. Semoga ke depan kami juga bisa lebih baik lagi,” kata Rini.

Rini mengungkapkan, Puskesmas Bayat rata-rata melayani hingga 250 pasien setiap hari, dan ruang tunggu yang terbatas kerap menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga.

“Ke depan kami terus lakukan perbaikan-perbaikan,” jelas Rini.

Melalui kunjungan tersebut, Pemkab Klaten berharap pelayanan kesehatan di wilayah Bayat dan seluruh Puskesmas di Kabupaten Klaten semakin optimal tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga ramah dan menenteramkan hati masyarakat.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.