Minggu, Mei 3, 2026

Dua Orang Pendaki Ilegal di Merapi Berujung Hilang

Dua orang yang diduga melakukan aktivitas pendakian secara ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dilaporkan hilang pada Senin (22/12). Peristiwa ini menjadi pengingat serius akan risiko besar pendakian tanpa izin di kawasan yang sejak lama dinyatakan tertutup.

Kepala Balai TNGM, Muhammad Wahyudi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan terkait tiga orang yang melakukan pendakian ilegal melalui jalur Kalitalang, Klaten, pada Sabtu (20/12).

“Setelah berhasil mencapai Pasar Bubrah mereka turun melalui jalur Sapuangin- Klaten. Satu pendaki ilegal mengalami sakit kaki dan meminta dua rekannya melanjutkan perjalanan untuk mencari bantuan,” kata Wahyudi dalam keterangannya.

Dua pendaki tersebut kemudian melanjutkan perjalanan turun. Namun, karena hari mulai gelap, kondisi malam yang minim penerangan, serta vegetasi yang rapat, keduanya memutuskan bertahan sementara di jalur pendakian Sapuangin.

Keesokan harinya, Minggu (21/12) pagi, mereka kembali melanjutkan perjalanan. Dalam proses itu, salah satu pendaki dilaporkan terperosok. Meski demikian, ia masih mampu melanjutkan langkah dan meminta rekannya yang berada di atas lereng untuk terus bergerak mencari jalan keluar.

Wahyudi menambahkan, pendaki yang terperosok tersebut akhirnya bertemu warga Sapuangin dan mendapatkan pertolongan. Hingga Senin (22/12), baru satu orang pendaki yang berhasil turun dengan selamat.

“Sementara dua lainnya masih belum diketahui keberadaannya,” sambungnya.

Balai TNGM bersama unsur terkait hingga kini terus melakukan upaya pencarian terhadap dua pendaki ilegal yang masih hilang. Pihaknya juga kembali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi larangan pendakian Gunung Merapi yang telah diberlakukan sejak Mei 2018 demi keselamatan bersama.

“Kami mohon doanya dari seluruh masyarakat agar proses pencarian dan evakuasi berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.