Selasa, Mei 26, 2026

IMPARA UNNES Didorong Jadi Duta Blora, Ini Pesan Penting Bupati Arief Rohman

Komitmen Pemerintah Kabupaten Blora dalam membangun kualitas generasi muda kembali ditegaskan melalui kehadiran Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, pada agenda Pemilihan Pengurus Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Blora (IMPARA) Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Blora, Minggu (11/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora terus berupaya mendorong peningkatan kualitas mahasiswa asal Blora yang menempuh pendidikan di UNNES melalui berbagai bentuk kerja sama strategis.

Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora, menyampaikan bahwa sinergi antara Pemkab Blora dan UNNES telah berjalan dengan baik dan akan terus dilanjutkan.

Salah satu wujud nyata kolaborasi tersebut adalah program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang kembali dilaksanakan pada tahun 2026.

Program ini membuka peluang bagi perangkat desa serta para pegiat desa di Kabupaten Blora untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UNNES.

“UNNES telah memberikan sumbangsih yang besar dalam pengembangan SDM di Kabupaten Blora. Kerja sama ini sangat strategis dan harus terus kita dorong agar manfaatnya semakin luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mas Arief berharap IMPARA dapat menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang penguatan solidaritas antar mahasiswa Blora di UNNES.

Ia menekankan pentingnya peran organisasi tersebut dalam saling mendukung dan mengingatkan, khususnya agar seluruh anggota mampu menyelesaikan studi tepat waktu serta berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Ke depan, Pemkab Blora juga mendorong perluasan cakupan IMPARA. Pihaknya berencana berkoordinasi dengan rektorat UNNES untuk memperoleh data mahasiswa asal Blora secara lebih detail, sehingga dapat dilakukan pemetaan dan pendampingan yang lebih optimal oleh kepengurusan IMPARA yang baru.

“Intinya jangan sampai ada mahasiswa UNNES asal Blora yang tidak lulus karena kendala, termasuk masalah biaya kuliah. Jika itu terjadi, Pemkab Blora siap memberikan dukungan, termasuk melalui beasiswa,” tegasnya.

Selain sebagai organisasi internal mahasiswa, IMPARA juga diharapkan mampu berperan sebagai media promosi daerah. Mas Arief mendorong agar IMPARA aktif memperkenalkan Kabupaten Blora di lingkungan UNNES melalui berbagai kegiatan, termasuk promosi budaya dan pameran potensi daerah.

Menurutnya, sinergi antara IMPARA dengan kelompok seni dan budaya Blora, seperti menghadirkan kesenian barongan atau seni tradisional lainnya dalam acara besar di UNNES, dapat menjadi sarana efektif untuk mengenalkan kekayaan budaya Blora kepada civitas akademika dan masyarakat luas.

Mas Arief juga berpesan agar pengurus IMPARA yang baru menyusun program kerja yang realistis, aplikatif, dan berorientasi pada kemanfaatan nyata.

“Tidak perlu muluk-muluk, yang penting programnya bermanfaat dan bisa dijalankan dengan baik,” katanya.

Selain itu, IMPARA diharapkan ikut berkontribusi dalam memperkenalkan UNNES kepada para pelajar SMA, SMK, MA, dan sekolah lain di Kabupaten Blora guna meningkatkan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Arief menegaskan kesiapan Pemkab Blora untuk terus bersinergi dengan IMPARA dalam berbagai kegiatan, mulai dari partisipasi car free day, kegiatan keagamaan, hingga program kesehatan.

Bahkan, Pemkab Blora juga berencana menghimpun organisasi kepemudaan asal Blora di berbagai kampus agar terbangun komunikasi dan kolaborasi lintas perguruan tinggi.

“Harapannya, organisasi-organisasi mahasiswa asal Blora ini bisa saling terhubung, saling menguatkan, dan bersama-sama berkontribusi untuk daerah,” pungkasnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.