Rabu, Mei 27, 2026

Haji Isam Punya Kekayaan Rp101 Triliun Tapi Belum Masuk Daftar Orang Terkaya Hayoo Kenapa?

Pengusaha asal Kalimantan, Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam, tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp101,3 triliun.

Nilai tersebut berasal dari kepemilikan saham langsung dan tidak langsung di sejumlah perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Lonjakan harga saham perusahaan-perusahaan di bawah kendalinya membuat kekayaan Haji Isam meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Beberapa saham tersebut bahkan sempat masuk pengawasan bursa dan mengalami penghentian sementara perdagangan akibat kenaikan harga yang dinilai ekstrem.

Meski kekayaannya telah melampaui Rp100 triliun atau setara lebih dari 6,1 miliar dolar AS, nama Haji Isam belum tercantum dalam daftar orang terkaya versi Forbes.

Berdasarkan perhitungan CNBC Indonesia, kekayaan Haji Isam terdiri dari kepemilikan di JARR senilai Rp30,97 triliun, PGUN Rp67,54 triliun, dan TEBE Rp2,79 triliun.

Secara total, nilai tersebut melampaui kekayaan sejumlah tokoh yang lebih dulu masuk daftar Forbes, seperti Djoko Susanto dan Lim Hariyanto.

Belum masuknya nama Haji Isam ke daftar Forbes dinilai berkaitan dengan metode perhitungan kekayaan yang digunakan lembaga tersebut.

Forbes menghitung kekayaan berdasarkan nilai kekayaan bersih, yaitu total aset dikurangi total kewajiban, termasuk aset nonpublik seperti properti dan bisnis tertutup.

Forbes juga mengakui adanya jeda waktu dalam memasukkan miliarder baru, terutama mereka yang kekayaannya melonjak akibat saham perusahaan yang baru melantai di bursa.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.