Selasa, April 28, 2026

Harga Minyak Dunia Tembus 118 Dollar, Bahlil Pastikan Pertalite Tak Naik hingga Lebaran

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite tidak akan mengalami kenaikan meski harga minyak dunia sedang melonjak tajam.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Ia menegaskan bahwa pemerintah menjamin harga BBM subsidi tetap stabil setidaknya hingga momen Hari Raya Idul Fitri.

“Sekali lagi saya pastikan, sampai dengan hari raya ini insyaallah enggak ada kenaikan harga BBM subsidi. Untuk subsidi,” kata Bahlil.

Selain memastikan harga tetap stabil, Bahlil juga menjamin pasokan BBM nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.

Pemerintah telah menyiapkan stok yang cukup agar distribusi energi tidak terganggu di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena stok yang tersedia dipastikan mencukupi.

“Pasokan enggak ada masalah. Untuk puasa dan Hari Raya Idul Fitri semuanya terjamin, nggak ada masalah,” ujarnya.

Kenaikan harga minyak dunia sendiri terjadi di tengah memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah.

Harga minyak mentah jenis Brent crude oil dilaporkan telah menembus angka 118 dolar Amerika Serikat per barel. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak 17 Juni 2022.

Lonjakan harga energi dipicu oleh eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Ketegangan meningkat sejak serangan besar dilancarkan pada 28 Februari 2026 yang menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat, fasilitas diplomatik, serta beberapa kota di Israel.

Situasi semakin memanas setelah pada Minggu (8/3/2026), Amerika Serikat dan Israel kembali melakukan serangan udara yang menargetkan fasilitas penyimpanan minyak Iran di Teheran dan wilayah sekitarnya, termasuk Depo Minyak Shahran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas energi Iran dan turut memicu lonjakan harga minyak global.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.