Sebuah kabar yang memicu sorotan publik muncul terkait kapal Pertamina Gamsunoro yang dilaporkan masih tertahan di Selat Hormuz. Kapal tersebut disebut-sebut tidak memiliki satu pun awak berkewarganegaraan Indonesia, melainkan seluruhnya berasal dari India.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh akun Instagram pelaut Indonesia, Adrian Umar. Dalam unggahannya, ia menyampaikan keprihatinan karena kapal yang terkait dengan perusahaan nasional justru dioperasikan tanpa melibatkan pelaut dalam negeri.
Dalam unggahan tersebut juga ditampilkan video yang memperlihatkan komunikasi seorang pria dengan kapal milik Pertamina tersebut.
“Shock pasti gua juga shock, karena aku berharap ada orang Indonesia di sana. Bahkan kalau gua lanjutin pun takutnys kalian sakit hati karena nadanya mulai mengejek kayak lu perusshaan India tapi semua krunya India,” ujarnya.
Lebih lanjut, dalam narasi yang beredar, salah satu awak kapal yang dihubungi melalui telepon disebut sempat memberikan respons yang dianggap merendahkan atau mengejek. Hal ini semakin memicu reaksi dari sebagian warganet yang menilai situasi tersebut ironis.
Pasalnya, Indonesia selama ini dikenal sebagai negara maritim dengan sumber daya pelaut yang cukup besar dan berpengalaman. Kondisi ini kemudian menimbulkan pertanyaan publik terkait kebijakan ketenagakerjaan di sektor pelayaran, khususnya pada kapal yang beroperasi di bawah nama perusahaan nasional.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai informasi tersebut maupun penjelasan mengenai komposisi awak kapal yang dimaksud.