Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperketat pengamanan di sekitar Kantor Gubernur menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 21 April 2026. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi potensi kerawanan, termasuk melalui penguatan fisik pagar dan pemasangan kawat berduri di sejumlah titik.
Perbaikan pagar dilakukan dengan pengelasan ulang pada bagian yang rusak, serta penambahan tiang besi yang ditanam hingga hampir dua meter untuk memperkuat struktur.
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah Rahim, menyebut seluruh sisi pagar menjadi prioritas pengamanan.
“Kami sudah melakukan penguatan secara menyeluruh, mulai dari pondasi pagar, pengelasan di titik rawan, hingga pemasangan kawat besi yang mengelilingi area kantor gubernur,” ujar Edwin saat ditemui di lobi Kantor Gubernur, Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan, pemasangan tiang besi dilakukan sebagai evaluasi dari aksi sebelumnya agar pagar tidak mudah roboh saat mendapat tekanan massa.
“Tiang besi dengan tinggi hampir dua meter kami sambungkan langsung ke pondasi utama. Ini untuk memperkuat struktur agar tidak mudah didorong atau dirusak,” jelasnya.
Selain itu, simulasi pengamanan bersama aparat gabungan juga digelar untuk memetakan titik rawan menjelang aksi dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur dan elemen mahasiswa.
“Simulasi ini untuk persiapan pengamanan pada 21 April, terkait rencana aksi dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur dan elemen mahasiswa,” ungkap Edwin.
Sejumlah titik yang dipetakan antara lain Jalan Gajah Mada, Jalan Merapi di sekitar Kantor Bank Indonesia, serta kawasan masjid di lingkungan kantor gubernur.
Pengamanan juga difokuskan di area DPRD Kaltim dengan melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Sebanyak 1.897 personel disiagakan untuk mengawal jalannya aksi.
“Kami juga melakukan penjagaan di DPRD Kaltim. Personel dibagi bersama TNI dan Polri untuk mengamankan beberapa titik,” ucap Edwin.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.