Rabu, Mei 20, 2026

Pendidikan Non-Formal Jadi Senjata Baru Blora Lawan Kemiskinan

Dinas Pendidikan Kabupaten Blora menggelar Karya Pendidikan Masyarakat di GOR Mustika dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026. 

Kegiatan yang berlangsung selama 20-21 Mei 2026 itu dibuka oleh Bupati Blora Arief Rohman bersama Bunda PAUD dan Bunda Literasi Blora Hj. Ainia Solikhah serta anggota DPRD Jateng Abdullah Aminudin.

Bupati Arief Rohman menyampaikan pendidikan masyarakat menjadi bagian penting dari pembelajaran sepanjang hayat dan tidak hanya terbatas di sekolah formal.

“Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan tidak lagi boleh disekat hanya di dalam bangku sekolah formal. Kita harus menanamkan pola pikir bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja,” jelasnya.

Ia mengapresiasi gelar karya yang diinisiasi DPD FK-PKBM Blora bersama Dinas Pendidikan sebagai wadah mengenalkan inovasi pendidikan non-formal kepada masyarakat.

Menurutnya, program kesetaraan, literasi, dan vokasi terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membantu mengentaskan kemiskinan.

“Gelar Karya ini bukan hanya ajang pameran biasa. Pagi ini, saya sangat bangga melihat stan pameran yang menampilkan kreativitas, kerajinan tangan, produk olahan pangan, hingga inovasi literasi digital hasil karya warga belajar kita,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga diisi lomba mewarnai PAUD, lomba dance, panggung hiburan, hingga donor darah bersama PMI.

“Mudah-mudahan dengan tema everywhere is school, semua tempat adalah sekolah everything is teacher semuanya segala sesuatu adalah guru ini benar-benar menjadi inspirasi bagi kita semua,” tutur Abdullah Aminudin.

Kepala Dinas Pendidikan Blora Sunaryo mengatakan kegiatan ini menjadi media edukasi pentingnya pendidikan masyarakat dalam meningkatkan literasi dan pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan keterampilan dan kewirausahaan.

Pendidikan Non-Formal Jadi Senjata Baru Blora Lawan Kemiskinan

Dinas Pendidikan Kabupaten Blora menggelar Karya Pendidikan Masyarakat di GOR Mustika dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026. 

Kegiatan yang berlangsung selama 20-21 Mei 2026 itu dibuka oleh Bupati Blora Arief Rohman bersama Bunda PAUD dan Bunda Literasi Blora Hj. Ainia Solikhah serta anggota DPRD Jateng Abdullah Aminudin.

Bupati Arief Rohman menyampaikan pendidikan masyarakat menjadi bagian penting dari pembelajaran sepanjang hayat dan tidak hanya terbatas di sekolah formal.

“Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan tidak lagi boleh disekat hanya di dalam bangku sekolah formal. Kita harus menanamkan pola pikir bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja,” jelasnya.

Ia mengapresiasi gelar karya yang diinisiasi DPD FK-PKBM Blora bersama Dinas Pendidikan sebagai wadah mengenalkan inovasi pendidikan non-formal kepada masyarakat.

Menurutnya, program kesetaraan, literasi, dan vokasi terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membantu mengentaskan kemiskinan.

“Gelar Karya ini bukan hanya ajang pameran biasa. Pagi ini, saya sangat bangga melihat stan pameran yang menampilkan kreativitas, kerajinan tangan, produk olahan pangan, hingga inovasi literasi digital hasil karya warga belajar kita,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga diisi lomba mewarnai PAUD, lomba dance, panggung hiburan, hingga donor darah bersama PMI.

“Mudah-mudahan dengan tema everywhere is school, semua tempat adalah sekolah everything is teacher semuanya segala sesuatu adalah guru ini benar-benar menjadi inspirasi bagi kita semua,” tutur Abdullah Aminudin.

Kepala Dinas Pendidikan Blora Sunaryo mengatakan kegiatan ini menjadi media edukasi pentingnya pendidikan masyarakat dalam meningkatkan literasi dan pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan keterampilan dan kewirausahaan.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.