Jumat, Mei 22, 2026

Nama Prabowo Ramai Muncul di Polymarket, Netizen Heboh Bahas Prediksi Politik Berbasis Kripto

Nama Presiden Prabowo Subianto tengah ramai diperbincangkan setelah muncul dalam market prediksi di platform berbasis kripto Polymarket. 

Dalam market tersebut, pengguna memasang prediksi terkait kemungkinan Prabowo tidak menyelesaikan masa jabatannya sebelum tahun 2027. 

Polymarket sendiri merupakan platform prediksi daring berbasis blockchain yang memungkinkan pengguna membeli pilihan “yes” atau “no” terhadap suatu peristiwa nyata. Jika prediksi mereka benar, pengguna bisa memperoleh keuntungan dari taruhan tersebut. 

Dalam market bertajuk “Prabowo Subianto out as President of Indonesia by…?”, tersedia sejumlah tenggat waktu seperti 31 Mei, 30 Juni, hingga 31 Desember 2026. Market akan dianggap “YES” apabila Prabowo berhenti menjabat sebagai Presiden RI dengan alasan apa pun, mulai dari mengundurkan diri, dicopot, ditahan, hingga tidak dapat menjalankan tugasnya. 

Bahkan, pengumuman resmi terkait lengsernya Prabowo disebut cukup untuk menyelesaikan market tanpa harus menunggu tanggal efektif pemberhentian. 

Di halaman resmi Polymarket, market tersebut juga mencantumkan bahwa sumber penyelesaian taruhan mengacu pada informasi resmi pemerintah Indonesia atau konsensus laporan media kredibel. 

Hingga Jumat (22/5/2026), market terkait Prabowo itu tercatat sudah menarik ribuan dollar volume perdagangan pengguna. 

Fenomena ini kemudian ramai menjadi bahan candaan dan spekulasi di media sosial. Sejumlah warganet bahkan bercanda soal adanya “orang dalam” yang dianggap memiliki informasi tertentu sebelum ikut memberikan vote di platform tersebut. Percakapan serupa juga ramai muncul di forum-forum komunitas daring dan Reddit. 

Meski ramai diperbincangkan, market di Polymarket tersebut hanyalah bentuk prediksi pengguna berbasis taruhan kripto dan tidak berkaitan dengan informasi resmi mengenai posisi Presiden RI.

Nama Prabowo Ramai Muncul di Polymarket, Netizen Heboh Bahas Prediksi Politik Berbasis Kripto

Nama Presiden Prabowo Subianto tengah ramai diperbincangkan setelah muncul dalam market prediksi di platform berbasis kripto Polymarket. 

Dalam market tersebut, pengguna memasang prediksi terkait kemungkinan Prabowo tidak menyelesaikan masa jabatannya sebelum tahun 2027. 

Polymarket sendiri merupakan platform prediksi daring berbasis blockchain yang memungkinkan pengguna membeli pilihan “yes” atau “no” terhadap suatu peristiwa nyata. Jika prediksi mereka benar, pengguna bisa memperoleh keuntungan dari taruhan tersebut. 

Dalam market bertajuk “Prabowo Subianto out as President of Indonesia by…?”, tersedia sejumlah tenggat waktu seperti 31 Mei, 30 Juni, hingga 31 Desember 2026. Market akan dianggap “YES” apabila Prabowo berhenti menjabat sebagai Presiden RI dengan alasan apa pun, mulai dari mengundurkan diri, dicopot, ditahan, hingga tidak dapat menjalankan tugasnya. 

Bahkan, pengumuman resmi terkait lengsernya Prabowo disebut cukup untuk menyelesaikan market tanpa harus menunggu tanggal efektif pemberhentian. 

Di halaman resmi Polymarket, market tersebut juga mencantumkan bahwa sumber penyelesaian taruhan mengacu pada informasi resmi pemerintah Indonesia atau konsensus laporan media kredibel. 

Hingga Jumat (22/5/2026), market terkait Prabowo itu tercatat sudah menarik ribuan dollar volume perdagangan pengguna. 

Fenomena ini kemudian ramai menjadi bahan candaan dan spekulasi di media sosial. Sejumlah warganet bahkan bercanda soal adanya “orang dalam” yang dianggap memiliki informasi tertentu sebelum ikut memberikan vote di platform tersebut. Percakapan serupa juga ramai muncul di forum-forum komunitas daring dan Reddit. 

Meski ramai diperbincangkan, market di Polymarket tersebut hanyalah bentuk prediksi pengguna berbasis taruhan kripto dan tidak berkaitan dengan informasi resmi mengenai posisi Presiden RI.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.