Senin, Mei 25, 2026

Dulu Dijuluki Raja Ampat Mini, Pantai Kartika Kini Hancur Dikepung Tambang

Kerusakan Pantai Kartika di Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menjadi sorotan setelah video udara kondisi kawasan itu viral di media sosial. Pantai yang dulu dikenal dengan panorama karst eksotis kini dikepung aktivitas tambang batu gamping.

Pantai Kartika dan Pulau Senja di Desa Wawatu sebelumnya dikenal sebagai destinasi wisata dengan tebing karst yang disebut mirip “Raja Ampat mini”. Namun kini, bukit karst mulai terkikis alat berat, bahkan Pulau Senja disebut telah rata akibat eksploitasi tambang.

Material tambang yang terbawa hujan ke laut memicu sedimentasi dan merusak terumbu karang. Dampaknya, aktivitas wisata seperti snorkeling dan menyelam ikut mati.

Kerusakan lingkungan juga memukul ekonomi warga yang sebelumnya menggantungkan penghasilan dari sektor wisata berbasis komunitas sejak kawasan itu viral pada 2017.

Aktivitas tambang di kawasan pesisir Moramo Utara disebut didorong tingginya kebutuhan batu gamping untuk industri pengolahan nikel di Sulawesi Tenggara. Sejumlah perusahaan tercatat memiliki izin operasi di wilayah tersebut, termasuk PT Citra Khusuma Sultra (CKS), CV Ramadhan Moramo, hingga PT Hoffmen Energi Perkasa.

Di sisi lain, pemerintah daerah masih memperpanjang izin tambang meski kawasan itu dipromosikan sebagai destinasi wisata unggulan.

Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Sultra Muh Hasbullah Idris mengatakan izin tambang diberikan karena wilayah tersebut masuk kawasan pertambangan dalam RTRW lama Konawe Selatan.

“Ketika izin itu diterbitkan, berarti sudah ada persetujuan kesesuaian tata ruang. Dalam RTRW lama Konawe Selatan, wilayah tersebut secara dokumen ditetapkan sebagai lokasi pertambangan, bukan kawasan wisata,” kata Hasbullah.

Kerusakan Pantai Kartika kini dinilai menjadi ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan masa depan pariwisata di Konawe Selatan.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.