Jumat, Juni 5, 2026

Antrean Job Fair di Jakarta, Jadi Potret Sulitnya Gen Z Menembus Dunia Kerja

Ratusan pencari kerja memadati Jakarta Job Fair 2026 yang digelar di GOR Senen, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026). Di tengah ramainya antrean pelamar, tersimpan berbagai kisah perjuangan generasi muda yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan meski telah berkali-kali mengirim lamaran.

Salah satunya dialami Dika (20), lulusan SMK asal Bekasi yang mengaku belum pernah bekerja sejak lulus pada 2024. Selama dua tahun terakhir, ia telah mengirim lebih dari 100 lamaran kerja ke berbagai perusahaan, namun belum satu pun membuahkan hasil.

“Sudah kasih lamaran lebih dari 100. Ada lah kalau 120-an,” ujarnya.

Dika mengaku sempat mencoba berjualan makanan untuk bertahan, tetapi usaha tersebut tidak berjalan lama. Kini, ia masih bergantung pada orang tuanya dan berharap bisa segera mendapatkan pekerjaan untuk membantu kondisi keluarganya.

Nasib serupa juga dirasakan Ari (21), mahasiswa semester lima yang kehilangan pekerjaannya setelah terkena PHK dari perusahaan perfilman tempatnya bekerja. Meski telah beberapa kali mengikuti job fair dan menjalani wawancara kerja, hingga kini ia belum menerima tawaran pekerjaan baru.

Menurut Ari, selain kemampuan, relasi juga menjadi faktor yang cukup berpengaruh dalam mendapatkan pekerjaan. Karena itu, ia mulai berupaya memperluas jaringan pertemanan dan profesionalnya.

Di sisi lain, tantangan berbeda dihadapi Siti Masitoh (28), penyandang tunarungu wicara yang masih berjuang mendapatkan kesempatan kerja yang setara.

Meski memiliki pengalaman lima tahun bekerja di perusahaan garmen, ia mengaku masih kesulitan memperoleh pekerjaan baru setelah keluar dari perusahaan sebelumnya pada akhir 2025.

Siti berharap semakin banyak perusahaan yang membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas agar mereka memiliki peluang yang sama di dunia kerja.

Kisah para pencari kerja tersebut mencerminkan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari terbatasnya lapangan pekerjaan, ketatnya persaingan, hingga kebutuhan akan akses dan kesempatan yang lebih inklusif. Meski demikian, mereka tetap berusaha dan berharap kesempatan kerja yang diimpikan dapat segera datang.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.