Sabtu, April 18, 2026

Bahlil Sebut Menkeu Kemungkinan Salah Baca Data Soal LPG 3 Kg

Polemik mengenai harga LPG 3 kilogram mencuat setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut harga keekonomian LPG 3 kg mencapai Rp 42.750 per tabung.

Menurutnya, pemerintah menanggung subsidi sebesar Rp 30.000 sehingga masyarakat hanya membayar Rp 12.750.

Namun, pernyataan itu langsung ditanggapi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Ia menyebut kemungkinan Menkeu salah membaca data karena informasi terkait subsidi energi harus merujuk pada data resmi yang dimatangkan bersama BPS dan Kementerian ESDM.

Bahlil menegaskan pihaknya sedang menyusun skema subsidi LPG yang lebih tepat sasaran.

Proses pemutakhiran data penerima subsidi energi masih berlangsung melalui Data Terpadu Subsidi Energi Nasional (DTSEN).

Ia menilai koordinasi antar kementerian perlu diperkuat agar informasi subsidi energi tidak menimbulkan perbedaan pemahaman di ruang publik.

Sebelumnya, Purbaya menyampaikan subsidi energi hingga 31 Agustus 2025 telah menghabiskan Rp 218 triliun, di mana Rp 80,2 triliun dialokasikan khusus untuk LPG 3 kg dan dinikmati oleh sekitar 41,5 juta pelanggan.

Ia menegaskan subsidi tersebut adalah bentuk keberpihakan fiskal agar masyarakat tetap mendapatkan akses energi murah.

Namun, Bahlil menilai perbedaan data harus segera disinkronkan agar publik mendapat informasi yang jelas dan akurat.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.