Selasa, Mei 26, 2026

Banjarnegara Berduka! Pratu Yuda Aji Prasetya Gugur dalam Bakti di Papua Pegunungan

MELIHAT INDONESIA, BANJARNEGARA – Kabar duka menyelimuti masyarakat Banjarnegara dan keluarga besar TNI atas gugurnya Pratu Yuda Aji Prasetya (25), seorang prajurit yang tergabung dalam pasukan Yonif 412/BES/6/2 Kostrad. Kejadian tragis ini terjadi pada 18 Oktober 2024, saat Pratu Yuda terlibat baku tembak dengan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Dalam insiden tersebut, baku tembak terjadi di Ketinggian Paro Alfa/Bravo Distrik Paro, sekitar pukul 17.00 WIT, di mana satu anggota pasukan juga mengalami luka tembak.

Proses Evakuasi dan Pemakaman yang Khidmat

Jenazah Pratu Yuda dievakuasi oleh Satuan Tugas (Satgas) pada 19 Oktober 2024, dan setelah melalui proses evakuasi yang dijadwalkan berlangsung di Timika, jenazahnya dibawa ke Yogyakarta sebelum akhirnya tiba di tanah kelahirannya. Ia diperkirakan tiba di Yogyakarta pada pukul 17.00 WIB pada hari yang sama. Setelah tiba, jenazahnya dibawa ke rumah orang tuanya di Wiramastra, Kecamatan Bawang, untuk memberikan kesempatan kepada keluarga dan masyarakat untuk memberikan penghormatan terakhir.

Pemakaman Pratu Yuda berlangsung di Taman Makam Pahlawan Sureng Yudha Banjarnegara pada malam hari, 20 Oktober 2024. Proses pemakaman ini dihadiri oleh keluarga, rekan-rekan sejawat, serta masyarakat yang ingin memberi penghormatan kepada pahlawan yang telah mengabdikan hidupnya untuk negara.

Kehilangan yang Mendalam bagi Keluarga dan Rekan Seperjuangan

Keluarga Pratu Yuda merasa sangat kehilangan. Paman almarhum, Subagyo, mengungkapkan betapa terpukulnya mereka atas kehilangan ini, mengingat Yuda adalah anak yang ceria dan dekat dengan keluarga. “Yuda itu anak yang ceria dan dekat dengan keluarga,” ungkap Subagyo. Ia juga menyebutkan bahwa sehari sebelum insiden, Yuda sempat mengabarkan bahwa dirinya baik-baik saja melalui pesan WhatsApp grup, yang membuat berita duka ini semakin mengejutkan bagi keluarga.

Rekan Yuda, Khoirul M, yang merupakan seniornya di TNI, juga mengungkapkan kesedihan mendalam atas kehilangan sahabatnya. “Yuda selalu bisa membuat suasana ceria. Jujur saya kaget mendengar kabar gugurnya Yuda, dan saya merasa kehilangan,” katanya. Kisah Yuda menggambarkan sosok prajurit yang tidak hanya berdedikasi kepada tugasnya tetapi juga disayangi oleh orang-orang di sekitarnya.

Tanggung Jawab TNI dalam Menjaga Kedaulatan Negara

Gugurnya Pratu Yuda menjadi pengingat akan tantangan besar yang dihadapi oleh prajurit TNI di medan perang, khususnya di Papua Pegunungan yang dikenal dengan kondisi geografi yang sulit dan situasi keamanan yang tidak menentu. Dedikasi dan pengorbanan prajurit seperti Pratu Yuda sangatlah berarti dalam menjaga kedaulatan negara.

Masyarakat diharapkan dapat memberikan penghormatan terakhir yang layak kepada almarhum, serta mendoakan agar pengorbanan Pratu Yuda menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk berjuang demi keamanan dan kedamaian Indonesia. Sebagai prajurit yang berjuang dengan tulus, kepergian Pratu Yuda meninggalkan warisan yang akan selalu dikenang oleh keluarga dan masyarakat Banjarnegara. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.