MELIHAT INDONESIA, KARANGANYAR – Pada tahun 2024 ini, sudah ada dua kali peristiwa SPBU terbakar di wilayah Karanganyar. Hal itu diungkap Kasi PP Damkar Satpol PP Karanganyar Efan R Pratama.
Kebakaran pertama terjadi di SPBU Beyan, Matesih pada Minggu (30/6/2024) sore lalu. Sedangkan yang kedua pada SPBU Paulan, Colomadu pada Rabu (31/7/2024).
“Iya, peristiwa ini merupakan peristiwa kedua terjadi kebakaran di SPBU Colomadu, yang pertama di SPBU Matesih beberapa waktu lalu,” ungkap Efan.
Efan menyebut baik kasus kebakaran di area SPBU Colomadu maupun Matesih penyebabnya sama, yaitu karena terjadi percikan api di dalam mobil. Ia mengimbau, kepada pembeli BBM untuk mematuhi peraturan yang ada di SPBU.
Terkait kebakaran di SPBU Colomadu, Kapolsek Colomadu AKP Bambang Subekti mewakili Kapolres AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy mengatakan ada satu korban yang mengalami luka bakar saat peristiwa tersebut.
Satu korban bernama A. Raihan (21) warga Gedongan, Kecamatan Colomadu penumpang mobil Daihatsu Gran Max. Korban mengalami luka bakar di bagian tangan kanan.
Sementara pengemudi mobil Anung Setyo (44) warga Sragen, tidak mengalami luka bakar. Dalam kejadian itu, mobil Gran Max yang ditumpangi mereka terbakar saat mengisi bahan bakar di SPBU tersebut.
“Kejadian sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu mobil Gran Max yang dikendarai korban mengisi BBM di dispenser sisi utara. Sopir turun, dan penumpang masih di dalam mobil saat isi BBM. Tiba-tiba mbledhos dan terbakar,” ungkap Subekti.
Kerugian akibat kebakaran ditaksir sementara mencapai ratusan juta rupiah.
“Untuk penyebab kebakarannya karena apa, masih dalam penyelidikan,” katanya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Brasto Galih Nugroho, mengaku baru mengecek adanya laporan kebakaran tersebut.
“Baru kami cek,” kata Brasto, menaggapi peristiwa kebakaran di SPBU Colomadu. (nad)