Cita-cita kecil yang tidak tercapai bukan penghalang Agus Setyawan untuk menghilangkannya dari dunia yang kini dia geluti.
Dalam sambutan peringatan HUT TNI ke-80 dan HUT Kodam IV Diponegoro ke-75 di Makodim 0706 Temanggung (Selasa, 7/10/2025) dengan penuh tawa dan kehangatan, Bupati Temanggung, Agus Setyawan blak-blakan mengungkapkan cita-cita masa kecilnya yang tak kesampaian: menjadi seorang tentara.
“Sejak SD sampai SMP, kalau ditanya cita-citanya apa, jawabannya pasti tentara,” ujar Agus disambut senyum para tamu undangan. Namun, nasib berkata lain. Ia gagal diterima di SMA Taruna Nusantara, sekolah yang terkenal mencetak calon perwira TNI dan Polri.
Meski tidak berseragam loreng, semangat kedekatan dengan TNI tetap ia pelihara hingga kini lewat jabatannya sebagai Bupati. Bahkan, Agus mengaku bangga bisa bersinergi dengan jajaran TNI, terutama Babinsa yang aktif hingga ke tingkat desa.
“TNI selalu kokoh menjaga NKRI, termasuk menjaga stabilitas di Temanggung. Saya sangat mengapresiasi kerja sama yang sudah berjalan baik ini,” tegasnya.
Bupati yang akrab disapa “Agus Gondrong” itu berharap sinergitas antara Pemkab Temanggung dan TNI terus terjalin erat, bukan sekadar hubungan formal, melainkan persaudaraan sejati. “Kalau saya pribadi, hubungan ini sudah seperti antara Agus dan Pak Hermawan (Dandim 0706 Temanggung),” tuturnya penuh kehangatan.
Dari cita-cita kecil yang belum tercapai, Bupati Agus justru membuktikan bahwa semangat “loreng” bisa diwujudkan dengan cara lain — melalui dedikasi, kebersamaan, dan pengabdian untuk negeri.