Selasa, Mei 5, 2026

Harga Rokok Melonjak, Bupati Temanggung Desak Perlindungan Petani Tembakau

Harapan baru bagi ribuan petani tembakau kembali muncul setelah Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, secara terbuka mempertanyakan tingginya tarif cukai rokok yang mencapai 57 persen.

Pernyataan tersebut dinilai menjadi angin segar bagi daerah sentra tembakau, termasuk Kabupaten Temanggung, yang selama ini terdampak langsung dari kebijakan tersebut.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menyampaikan apresiasi besar terhadap sikap Menkeu. Menurutnya, kebijakan cukai yang tinggi selama ini menimbulkan efek domino yang merugikan banyak pihak, terutama petani.

“Kami selaku pemerintah daerah yang perekonomian masyarakatnya dominan dipengaruhi oleh sektor pertembakauan, mengucapkan terima kasih atas apa yang disampaikan oleh Menteri Keuangan. Ini sebagai pintu awal bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertembakauan,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Agus menjelaskan, di Temanggung terdapat 14 kecamatan yang masyarakatnya bergantung pada sektor pertembakauan.

Kenaikan tarif cukai yang signifikan terbukti membuat harga rokok melambung, daya beli masyarakat menurun, industri rokok mengurangi produksi, dan akhirnya penyerapan tembakau dari petani ikut merosot. Akibatnya, roda ekonomi daerah pun melemah.

Lebih jauh, Agus menegaskan bahwa sektor pertembakauan merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan di pedesaan Temanggung. Ia berharap pemerintah pusat segera merumuskan arah kebijakan yang lebih berpihak pada petani dan pekerja tembakau.

“Sektor pertembakauan adalah dasar ekonomi kerakyatan di tingkat pedesaan Temanggung. Besar harapan, rakyat kami yang berkecimpung di sektor pertembakauan masa depannya dapat terlindungi,” imbuhnya.

Bupati Agus juga menyatakan kesiapan untuk terlibat langsung jika diminta memberikan masukan kepada pemerintah pusat.

“Kami percaya Pak Menteri akan senantiasa mengedepankan kepentingan rakyat demi memperbaiki perekonomian berbasis sektor pertanian tembakau,” katanya.

Bagi masyarakat Temanggung, tembakau bukan hanya komoditas pertanian, melainkan warisan budaya sekaligus sumber kehidupan.

Dengan adanya sinyal positif dari Menkeu, para petani berharap ada kebijakan yang lebih berkeadilan, sehingga sektor pertembakauan tetap bisa bertahan di tengah dinamika kebijakan fiskal nasional.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.