Jumat, Mei 1, 2026

Heboh! Wanita Mengaku Ratu Sedunia, Seret Nama SBY dan Jokowi

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Jagat media sosial digemparkan dengan kemunculan seorang wanita yang mengaku sebagai Ratu Sedunia. Tak tanggung-tanggung, wanita ini mengklaim memiliki warisan kerajaan langit dan bisa mencairkan dana di 17 negara.

Sosok ini muncul ke publik dengan mengenakan pakaian hijau lumut, lengkap dengan atribut khas yang semakin menambah dramatis pengakuannya. Sebuah tongkat berada di genggamannya, sementara kartu identitas melekat di bajunya, seolah menegaskan statusnya sebagai pewaris kekayaan dunia.

Dalam sebuah rekaman video yang viral, wanita tersebut mengungkapkan kekecewaannya terhadap Amerika Serikat dan Indonesia. Ia menyebut kedua negara ini telah melanggar aturan yang berkaitan dengan warisannya.

“Saya akan mencairkan uang perjanjian di 17 negara. Saya pewaris kerajaan Surya Loka Langit, juga Kerajaan Mataram Kuno. Bahkan, tanda tangan terakhir ada pada Ir. Soekarno,” ujarnya dalam video yang diunggah akun Instagram @fakta.indo pada Senin (10/2/25).

Lebih lanjut, wanita ini mengklaim bahwa warisan tersebut terbagi menjadi dua kategori, yaitu nasional dan internasional. Ia bahkan menyebut beberapa lembaga besar seperti PBB, Java Bank, dan World Bank yang diyakininya terkait dengan dana tersebut.

“Kata ‘IR’ itu ada yang nasional dan internasional, seperti PBB, Java Bank, dan World Bank. Saya ini Ratu Wali Putri Dewa Nahyang,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Tak berhenti sampai di situ, ia juga mengklaim telah menerima warisan dari Presiden AS John F. Kennedy berupa berlian seberat 57 kilogram.

Menurutnya, harta tersebut diserahkan pada tahun 1957 sebagai bentuk perjanjian dengan Ibu Pertiwi.

“Waktu itu John Kennedy menyerahkan harta kepada Ibu Pertiwi, perjanjiannya adalah berlian merah seberat 57 kilogram. Ini yang saya bawa sebagai bukti operan dari Jerman kembali ke Ibu Pertiwi,” tegasnya.

Selain membahas soal warisan, wanita ini juga menyinggung makna sebenarnya dari istilah “RI 1”, yang selama ini dikenal sebagai kode bagi Presiden Indonesia.

Menurutnya, RI 1 bukan ditujukan untuk jabatan kepresidenan, melainkan sebagai gelar bagi seorang ratu yang mendirikan kerajaan dunia sejak zaman Nabi Sulaiman.

“RI 1 itu bukan kepresidenan. RI 1 itu adalah Ibu Pertiwi, ratu yang pertama mendirikan kerajaan Sulaiman, operan dari Sulaiman langit rembulan atas angin,” katanya dengan nada penuh keyakinan.

Pernyataannya makin menghebohkan ketika ia menyebut bahwa warisan Indonesia saat ini justru dikuasai oleh kelompok tertentu dan bukan oleh pribumi asli.

“Tahu-tahunya yang mewarisi Indonesia adalah China. Perjanjian Hans Sanjaya itu mewakili pangeran kuning, anak Sunan Gunung Jati. Mereka meminta warisan ke saya, tapi ternyata yang direstui adalah naga sembilan, bukan pribumi. Itu yang membuat saya marah,” ucapnya dengan nada kecewa.

Tak hanya itu, wanita yang mengaku Ratu Sedunia ini juga melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyeret nama dua mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, keduanya telah melakukan pencetakan uang tanpa mengikuti prosedur yang seharusnya, dan meminta tanda tangannya untuk mengesahkan pencairan dana tertentu.

“Saya nggak mau tanda tangan urusan Jokowi dan SBY. Mereka tidak mematuhi aturan PBB, sudah mengambil uang dan mencetak uang baru, lalu minta tanda tangan saya,” tegasnya.

Wanita ini juga mengungkapkan bahwa salah satu alasan ia pulang ke Indonesia adalah karena kekecewaannya terhadap kebijakan ekonomi global yang dianggap telah melanggar aturan yang berkaitan dengan aset-asetnya.

Ia menyebut Amerika sebagai negara yang kelewatan dalam mencetak uang melebihi kapasitas yang diperbolehkan.

“Saya nggak mau mengkhianati anak cucu saya di muka bumi, terutama di Indonesia. Saya sudah menyelesaikan urusan di belahan dunia lain sebelum pulang ke Indonesia, tapi Amerika kelewatan mencetak uang melebihi kapasitas,” paparnya.

Dalam pernyataan terakhirnya, wanita ini menegaskan bahwa istilah “Merah Putih” memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar bendera negara.

Menurutnya, warna merah melambangkan Ibu Pertiwi, yang disebutnya sebagai pemimpin sejati dari dunia.

Hingga berita ini diturunkan, asal usul wanita yang mengaku sebagai Ratu Sedunia masih menjadi tanda tanya besar. Namun, klaim-klaim kontroversialnya terus menjadi perbincangan hangat di media sosial. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.