Kamis, Maret 12, 2026

Jelang Lebaran, Blora Bergerak Kebut Perbaikan Jalan

Menjelang arus mudik Lebaran 1447 H, Pemerintah Kabupaten Blora bersama Polres Blora menggelar rapat koordinasi lintas sektoral, Senin (2/3/2026). Rapat dipimpin Bupati Arief Rohman dan dihadiri Forkopimda, OPD, BUMN/BUMD, serta jajaran Kapolsek.

Bupati meminta percepatan perbaikan jalur mudik dan koordinasi dengan pihak provinsi maupun pusat.

“Tolong Pak Huda (Plt. Kepala DPUPR) untuk segera melakukan perbaikan jalan-jalan yang menjadi jalur utama mudik. Laporan dari masyarakat untuk segera ditindaklanjuti. Termasuk memetakan kerusakan jalan provinsi dan jalan nasional yang ada di wilayah Kabupaten Blora, agar bisa ikut diperbaiki. Tolong dikoordinasikan dengan DPU Jawa Tengah dan Balai Pelaksana Jalan Nasional,” ucap Bupati Arief Rohman.

Plt. Kepala DPUPR, Nidzamudin Al Huda, menyebut ada 30 paket pekerjaan jalan tahun ini.

“Tahun ini di DPUPR ada 30 paket pembangunan jalan. Sampai saat ini yang sudah berjalan baru dua yakni penanganan jalan longsor getas, dan pembetonan jalan Palon (yang sempat viral pekan lalu). Selebihnya masih proses dokumen untuk persiapan pelaksanaan pembangunan,” ujar Huda.

“Sedangkan untuk kesiapan mudik kali ini. Kami fokus untuk pemeliharaan titik-titik yang masih berlubang dahulu. Kami bentuk dua tim untuk melaksanakan pemeliharaan ruas- ruas utama jalan kabupaten. Ada tim Blora dan tim Cepu,” sambungnya.

“Selanjutnya untuk jalan provinsi yang masih rusak sudah kami koordinasikan dengan pihak DPUPR Jawa Tengah, dan mereka juga segera turun untuk melaksanakan perbaikan. Tinggal yang jalan nasional nanti kita koordinasikan kembali agar ruas yang masih berlubang bisa segera ditangangi sepanjang Rembang – Blora – Cepu batas Jawa Timur,” tambah Huda.

Kapolres Blora Wawan Andi Susanto menegaskan kesiapan Operasi Ketupat Candi 2026.

“Kami dari jajaran Kepolisian juga akan menyiapkan Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan Mudik Lebaran 1447 H dalam Operasi Ketupat Candi 2026. Operasi akan dimulai pada 11 Maret nanti. Tidak hanya mengamankan arus mudik namun juga kondusifitas wilayah selama Ramadhan hingga Lebaran,” ucap Kapolres Wawan.

Ia juga meminta edukasi terkait penggunaan sound system saat sahur.

“Sudah ada laporan masuk dari masyarakat, wilayah Ngawen dan menyusul Blora Kota. Tolong diberikan himbauan kepada masyarakat khususnya pemuda untuk tidak menggunakan sound sistem, karena mengganggu orang yang sakit, orang tua hingga bayi. Diarahkan kembali ke alat music tradisional saja,” tambahnya.

Rapat turut membahas stabilitas harga sembako, ketersediaan LPG 3 kilogram, serta kesiapan transportasi jelang Lebaran.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.