Kolaborasi media dan pemerintah daerah menjadi contoh nyata bahwa sinergi antar-elemen sangat diperlukan dalam pembangunan daerah.
Jawa Pos Radar Bojonegoro sebagai media lokal memiliki peran strategis dalam membangun opini publik yang konstruktif serta memperkuat narasi kemajuan dari akar rumput.
Hal tersebutlah yang kini nampak dalam sinergitas antara Jawa Pos Radar Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Blora, dengan menunjukkan penguatan signifikan menjelang penyelenggaraan Jawa Pos Radar Bojonegoro Award yang akan digelar pada 26 Agustus 2025.
Dalam kunjungan tim Jawa Pos Radar Bojonegoro ke Rumah Dinas Bupati Blora, Rabu (6/8), Bupati Arief Rohman menyampaikan antusiasme sekaligus apresiasi terhadap agenda penghargaan tersebut.
Menurut Mas Arief—sapaan akrab Bupati Blora—inisiatif penghargaan ini sejalan dengan visi pembangunan desa yang tengah digalakkan Pemkab Blora.
Dengan tema “Memantapkan Kolaborasi dan Terus Menginspirasi”, Jawa Pos Radar Bojonegoro Award dinilai menjadi momentum yang tepat untuk mendorong semangat inovasi dan kolaborasi, terutama di tingkat desa.
Lebih lanjut, Bupati Arief menyoroti kemajuan desa-desa Blora dalam sektor pertanian, khususnya dalam hal ketahanan pangan dan pertanian organik.
Ia menyebut Blora kini sudah menetapkan 10 desa pertanian organik sebagai percontohan untuk daerah lain. Ini merupakan bagian dari strategi besar dalam mendorong pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani desa.
Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro, Bachtiar Febrianto, menyatakan bahwa fokus penghargaan tahun ini adalah pada kepala desa inspiratif, yaitu mereka yang berhasil membawa perubahan positif dan kemajuan nyata di wilayahnya.
“Awarding tahun ini kami fokuskan untuk desa,” tegas Bachtiar.
Ia berharap penghargaan ini bisa menjadi pemicu semangat bagi para kepala desa untuk terus berinovasi, membangun, dan menginspirasi daerahnya masing-masing.
Inisiatif seperti ini tidak hanya memberikan apresiasi simbolik, tetapi juga memperkuat posisi desa sebagai pusat pertumbuhan.
Dengan adanya penghargaan semacam ini, semangat kompetitif antar-desa dalam hal inovasi pembangunan, pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat, akan semakin tumbuh.