MELIHAT INDONESIA – Kabar Duka datang dari puncak gunung tertinggi di Indonesia, Puncak Jaya atau Cartensz, Papua Tengah, Minggu (2/3/2025).
Dua perempuan dari 10 orang rombongan pendaki Puncak Cartensz meninggal dunia, diduga karena hipotermia, setelah diterjang cuaca buruk.
Kedua korban adalah Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono.
Jenazah Elsa Laksono telah dievakuasi oleh Tim SAR, sementara jasad Lilie masih belum berhasil dievakuasi lantaran kendala cuaca.
Evakuasi terhadap jenazah Lilie dilanjutkan pada Senin (3/3) hari ini.
Nama musisi Fiersa Besari termasuk dalam 10 orang rombongan pendaki Cartensz, yang terdiri dari 7 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 3 sisanya Warga Negara Asing (WNA).
Kepala Kantor SAR Timika I Wayan Suyatna menyampaikan Fiersa dan para pendaki lainnya saat ini dalam kondisi baik.
“Sementara dalam keadaan baik, sementara di Lembah Kuning,” ucap dia.
Wayan Suyatna juga mengungkapkan kronologi pendakian yang berujung tragis.
Berdasarkan catatan SAR, kejadian bermula ketika 10 pendaki bersama lima pemandu melintasi jembatan Tyrolean pada Sabtu (1/3) pukul 10.51 WIT.
Diperkirakan sekitar pukul 14.00 WIT, rombongan telah mencapai puncak.
Menurut Wayan, pada pukul 19.30 WIT, guide Ruslan dan Abdullah melaporkan bahwa seluruh pendaki telah mencapai puncak, kecuali Indira dan Saroni yang mengalami gejala Acute Mountain Sickness (AMS) di bawah puncak.
Saat turun, Ruslan tiba di Teras Besar, sementara tim lainnya berada sebelum Tyrolean.
Pada pukul 20.29 WIT, tim basecamp mengadakan briefing untuk merencanakan upaya penyelamatan.
Sekitar pukul 20.45 WIB, guide bernama Nurhuda tiba di basecamp sendirian dalam kondisi mengalami gejala hipotermia dan segera meminta bantuan tim basecamp.
Yustinus Sondegau dari basecamp kemudian naik ke atas dengan membawa perlengkapan darurat, termasuk sleeping bag, fly sheet, air panas, dan radio.
Pada sekitar pukul 21.48 WIT, guide internasional bernama Dawa Gyalje Sherpa juga naik ke puncak untuk melakukan pertolongan.
Pada Minggu sekitar pukul 00.07 WIB, Dawa berhasil bertemu dengan Lilie dan Elsa lalu segera memberikan pertolongan.
Proses evakuasi terhadap dua korban dan para pendaki lainnya pun dimulai. Hingga kini, baru satu dari dua jenazah yang berhasil dievakuasi.
Wayan menyatakan bahwa evakuasi Lilie Wijayanti dihentikan sementara pada pukul 15.00 WIT akibat cuaca buruk. (*)