Sabtu, Mei 2, 2026

Luar Biasa Rumah Sakit Ini Rela Datangi Hanggar Sampah, Periksa Petugas yang Bergelut dengan Sampah Setiap Hari untuk Cegah Katarak

MELIHAT INDONESIA, PURWOKERTO – Dalam rangka memperingati HUT ke-3, Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto menunjukkan perhatian besar terhadap petugas sampah di Kabupaten Banyumas. Pada Kamis (12/12/2024), tim medis RSKM menggelar kegiatan pemeriksaan mata di Hanggar TPST 3R Rempoah, Kecamatan Baturraden. Kegiatan ini tak hanya melibatkan pemeriksaan kesehatan mata, tetapi juga pembagian kacamata gratis dan paket sembako bagi petugas yang menjadi pahlawan kebersihan di lingkungan sekitar.

Mendengar Panggilan Kesehatan bagi Para Pahlawan Kebersihan

Petugas sampah yang terpapar langsung oleh sinar matahari selama berjam-jam setiap hari memiliki risiko tinggi terkena gangguan penglihatan, seperti katarak. Direktur RSKM, dr. Ahmad Hermanto MM, menjelaskan bahwa tujuan utama dari bakti sosial ini adalah untuk memberikan perhatian khusus pada petugas sampah yang jarang mendapat perhatian medis meski memiliki risiko kesehatan yang signifikan.

“Dari 30 orang yang sudah diperiksa, satu orang terdeteksi terkena pterygium, sebuah kondisi di mana ada jaringan berwarna merah muda yang tumbuh di selaput bening mata. Selain itu, 21 orang terdeteksi mengalami plus-minus dan delapan orang lainnya masih dalam kondisi mata yang normal,” jelas dr. Ahmad Hermanto.

Faktor Penyebab Gangguan Penglihatan dan Risiko Paparan UV

RSKM Purwokerto memiliki alasan kuat mengapa petugas sampah menjadi sasaran utama dalam bakti sosial kali ini. Menurut dr. Hermanto, paparan sinar ultraviolet (UV) yang tinggi dari sinar matahari merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan gangguan penglihatan, terutama katarak. Penyebab lain dari katarak termasuk keturunan, penggunaan obat steroid jangka panjang, dan penyakit metabolik seperti diabetes.

Berdasarkan data yang disampaikan dr. Ahmad Hermanto, sekitar 8 juta penduduk Indonesia mengalami gangguan penglihatan, dan 1,6 juta di antaranya mengalami kebutaan. “Katarak adalah penyebab utama kebutaan di Indonesia, dan petugas sampah menjadi kelompok rentan karena paparan sinar UV yang mereka terima setiap hari,” ujarnya. Oleh karena itu, kegiatan ini tidak hanya fokus pada pemeriksaan mata tetapi juga memberikan edukasi penting mengenai perlindungan mata dari risiko katarak.

Kacamata Gratis Sebagai Pelindung

Selain pemeriksaan mata, RSKM juga membagikan kacamata hitam kepada petugas sampah sebagai pelindung dari sinar matahari yang berbahaya. Kacamata hitam ini diharapkan dapat mengurangi dampak buruk sinar UV terhadap kesehatan mata mereka. Dr. Hermanto menyebutkan bahwa kacamata hitam tersebut bukan hanya untuk gaya, melainkan sebagai pelindung kesehatan yang penting bagi mereka yang bekerja di luar ruangan sepanjang hari.

“Penting bagi mereka yang bekerja di luar ruangan untuk memiliki perlindungan dari sinar UV. Dengan menggunakan kacamata hitam, mereka bisa mengurangi risiko kerusakan mata akibat paparan sinar matahari langsung,” tambahnya.

Operasi Katarak Gratis untuk Mereka yang Membutuhkan

Bagi petugas sampah yang terdeteksi mengalami katarak, RSKM Purwokerto menawarkan solusi tanpa biaya. Melalui program Jempol Oke, RSKM tidak hanya menanggung biaya operasi katarak, tetapi juga transportasi pasien menuju rumah sakit.

“Bagi mereka yang terindikasi katarak, kami akan memberikan bantuan untuk pelaksanaan operasi katarak tanpa biaya, termasuk biaya antar-jemput pasien. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan akses ke perawatan medis yang sangat dibutuhkan tanpa khawatir dengan biaya,” tutur dr. Ahmad Hermanto.

Sambutan Positif dari Petugas Sampah

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari petugas sampah yang merasa dihargai dan diperhatikan kesehatannya. Salah satu petugas sampah, Rusito, mengungkapkan rasa syukurnya setelah mengikuti pemeriksaan mata. “Beruntung sekali ada pemeriksaan mata gratis ini. Saya jadi tahu kondisi mata saya lebih awal. Semoga dengan pengobatan, nanti mata saya bisa normal kembali,” harap Rusito, yang mengalami gangguan pada selaput matanya akibat sering terpapar keringat saat bekerja.

Pentingnya Pemeriksaan Mata Dini bagi Petugas Sampah

Pemeriksaan mata ini bukan hanya sekadar cek kesehatan biasa, tetapi juga memberi kesempatan kepada petugas sampah untuk mengetahui lebih awal jika ada masalah penglihatan yang dapat berkembang menjadi lebih serius. Dengan pemeriksaan dan perawatan yang tepat, gangguan penglihatan seperti katarak bisa ditangani lebih dini.

Kegiatan ini juga menunjukkan bagaimana RSKM berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mata, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi. Dengan menyediakan pemeriksaan dan operasi katarak gratis, RSKM memastikan bahwa setiap orang, termasuk petugas sampah, memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh perawatan medis yang mereka butuhkan.

Kegiatan Bakti Sosial yang Memberikan Dampak Positif

Kegiatan bakti sosial ini bukan hanya tentang memberikan perawatan medis, tetapi juga menciptakan rasa kebersamaan dan penghargaan terhadap petugas sampah yang bekerja keras untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dalam setiap senyuman petugas sampah yang merasa diperhatikan kesehatannya, terlihat betapa besar manfaat dari kegiatan sosial ini. RSKM Purwokerto telah memberikan contoh nyata bagaimana perhatian terhadap kelompok masyarakat yang sering terlupakan dapat membawa perubahan positif.

Melalui kegiatan ini, RSKM Purwokerto menunjukkan bahwa kesehatan mata adalah hal yang sangat penting untuk dijaga, dan tidak ada yang lebih berarti bagi mereka selain memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.