Kamis, Mei 7, 2026

Mahasiswa UGM Tewas Ditabrak BMW, Polisi Masih Selidiki Kasus

Seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Argo Ericko Achfandi, meninggal dunia setelah ditabrak mobil BMW yang dikemudikan oleh rekan sesama mahasiswa, Christiano Pengarapenta Pengidahen Tarigan. Kecelakaan terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Mei 2025, sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Palagan, Kapanewon Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, Argo yang mengendarai motor Honda Vario berpelat nomor B 3373 PCG sedang melaju dari arah selatan ke utara dan melambat untuk melakukan putar balik di simpang tiga Dusun Sedan. Dari arah yang sama, mobil BMW bernomor polisi B 1442 NAC yang dikemudikan oleh Christiano melaju dan menabrak motor Argo dari belakang karena jarak yang terlalu dekat.

“Karena jarak yang dekat, pengemudi mobil BMW tidak bisa menghindar,” ujar AKP Mulyanto. Akibat tabrakan tersebut, motor Vario terpental, dan mobil BMW oleng hingga menabrak mobil Honda CR-V yang sedang parkir di tepi timur jalan.

Argo mengalami luka berat di kepala, bibir atas sobek, paha kiri memar, dan tangan kiri lecet, yang menyebabkan ia meninggal dunia di tempat kejadian.

Status Hukum Pengemudi BMW
Christiano, mahasiswa Ilmu Ekonomi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, telah diperiksa oleh pihak kepolisian. Hasil tes urine menunjukkan bahwa ia negatif dari alkohol maupun narkoba.

“Terkait dengan dugaan yang selama ini beredar, asumsi bahwasanya pengemudi mabuk, saya sampaikan bahwasanya hasil pemeriksaan urine terhadap pengemudi negatif untuk kadar alkohol maupun narkoba,” kata AKP Mulyanto.

Hingga saat ini, Christiano belum ditetapkan sebagai tersangka dan tidak ditahan. Ia masih berstatus sebagai saksi dan dikenakan wajib lapor selama proses penyelidikan berlangsung.

“Sampai saat ini, kami belum melakukan penahanan terhadap pengemudi BMW karena kami, khususnya, masih dalam proses penyelidikan,” jelas AKP Mulyanto.

Reaksi Publik dan Tuntutan Keadilan
Kasus ini memicu reaksi dari masyarakat, terutama di media sosial dengan munculnya tagar #JusticeForArgo yang menuntut keadilan bagi korban. Menanggapi hal tersebut, AKP Mulyanto menyatakan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan.

“Kami akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan,” tegasnya.

Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, juga meminta pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini dengan transparan dan adil. Ia menekankan pentingnya keadilan bagi korban dan keluarganya.

“Kami minta pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini dengan transparan dan adil,” ujar Sahroni.

Penyelidikan Masih Berlanjut
Pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian. Mereka juga akan melakukan analisis terhadap rambu-rambu lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan.

“Kita sudah interogasi terhadap pengemudi BMW (Christiano), kemudian pengemudi CRV, kemudian saksi-saksi, ada beberapa yang sudah kita interogasi, dan yang belum kami lakukan adalah interogasi terhadap ahli. Dalam hal ini, terkait dengan rambu yang ada di lokasi kejadian,” kata AKP Mulyanto.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, dan masyarakat berharap agar keadilan dapat ditegakkan bagi korban dan keluarganya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.