Sabtu, Mei 2, 2026

Masalah Sampah Tak Kunjung Usai, Bupati Klaten Luncurkan Gerakan Baru

Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menggelar Gerakan Aksi “Sampah Kita Pilah, Satgas Bergerak, TPA Terkendali” di TPA Troketon, Kecamatan Pedan, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan sampah terpadu sekaligus menekan volume sampah yang masuk ke TPA.

Acara tersebut dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Ketua TP PKK, Pj Sekda, jajaran OPD, aktivis lingkungan, serta unsur masyarakat.

Kepala DLHK Klaten, Srihadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dipusatkan di TPA Troketon yang merupakan TPA terbesar di Klaten dan beroperasi sejak 2017.

Agenda utama meliputi pengukuhan Satgas Sampah Kabupaten Klaten, peluncuran Gerakan Pilah Sampah dari Rumah, digitalisasi TPA Troketon, serta penanaman pohon di sekitar kawasan TPA.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, meningkatkan pengurangan sampah di tingkat rumah tangga agar tidak seluruhnya masuk ke TPA, memperkuat komitmen berbagai pihak dalam pengelolaan sampah, serta mengendalikan pencemaran dan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pengelolaan sampah,” jelas Srihadi.

Satgas Sampah kemudian dikukuhkan langsung oleh Bupati Klaten. Dalam arahannya, Mas Hamenang menegaskan bahwa pemilahan sampah harus dimulai dari rumah tangga sebagai sumber utama timbulan sampah.

“Pada hari ini kita lakukan gerakan yang masif hingga ke tingkat rumah tangga untuk melakukan pemilahan sampah. Jika kita menangani sampah seperti sebelumnya, maka masalah sampah tidak akan pernah terselesaikan. Kita harus membuat gebrakan, dimulai dari memilah sampah sejak dari rumah,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penguatan pengelolaan sampah di hilir terus dilakukan, termasuk pengelolaan lindi, sementara di hulu pemilahan sampah menjadi kunci utama.

“Di TPA Troketon ini kita lihat sebagian besar sampah adalah sampah organik. Ke depan, ini harus diproses dari rumah, misalnya melalui biopori,” ungkapnya.

Mas Hamenang menambahkan, Satgas Sampah diharapkan mampu bergerak masif dalam sosialisasi dan pelibatan masyarakat.

“Satgas Sampah kita kukuhkan agar bisa bergerak lebih masif, melakukan sosialisasi, dan mengajak masyarakat luas terlibat dalam pengelolaan sampah yang lebih baik,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peluncuran digitalisasi TPA Troketon melalui aplikasi Klaten Resik, penanaman pohon sebagai sabuk hijau, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar TPA.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.