Jumat, April 17, 2026

Massa Aksi ‘Indonesia Gelap’ di Semarang Tebar Tahi Sapi: Cermin Buruknya Pemerintahan

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Massa aksi “Indonesia Gelap” membawa tahi sapi saat demi di depan kantor Gubernur Jateng, Selasa (18/2/2025).

Pantauan di lokasi, ada beberapa karung berisi kotoran ternak yang dibawa massa aksi. Kotoran tersebut ditebar di area gerbang Gubernuran.

Menurut salah satu orator, tahi sapi ini sengaja ia bawa untuk menggambarkan buruknya kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Kami membawa tai, ini simbol bobroknya pemerintah saat ini,” tegas seorang orator.

Selain membawa kotoran hewan, massa juga terlibat menenteng belasan kantong plastik kecil berisi air comberan. Air berbau tak sedap itu dilembar ke berbagai arah.

Aparat kepolisian yang awalnya membentuk barisan di depan gerbang pun mundur teratur. Meskipun masih ada polisi bertameng yang siaga.

Massa sempat membakar poster dan sampah. Tak lama setelah itu, massa membuka gerbang dan merangsek masuk ke halaman gubernuran.

Namun, aksi berakhir secara damai. Massa membubarkan diri pada pukul 18.15 WIB.

Perwakilan massa aksi, Evan Surya mengecam kebijakan Prabowo-Gibran yang tak berpihak kepada masyarakat. Dia mencontohkan dengan kenaikan PPN 12 persen, kebijakan gas bersubsidi, hingga pemangkasan anggaran.

“Baru 100 hari bekerja, pemerintahan Prabowo-Gibran sudah banyak blundernya,” ujarnya.

Perwakikan Aliansi BEM Semarang Raya, Ivan Oktavian mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari aksi serentak bertajuk “Indonesia Gelap”. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.