Kamis, Juni 4, 2026

Menikmati Pesona “Nepal van Java”, Perjalanan ke Lereng Eksotis Gunung Sumbing

MELIHAT INDONESIA, MAGELANG — Dusun Butuh, atau yang lebih dikenal sebagai “Nepal van Java,” telah menarik perhatian para pelancong dengan lanskapnya yang memukau. Terletak di lereng Gunung Sumbing, Magelang, Jawa Tengah, desa ini menawarkan pemandangan mirip pedesaan di Himalaya dan suasana pegunungan yang begitu khas. Dari susunan rumah berjenjang hingga udara yang menyegarkan, Nepal van Java kian populer di kalangan wisatawan yang mencari panorama unik dan kedamaian pedesaan.

Keindahan Alam yang Menawan dan Suasana Khas Pegunungan Nepal van Java menghadirkan pemandangan yang sulit ditemukan di tempat lain di Indonesia. Pagi hari di Dusun Butuh sering kali diselimuti kabut tipis yang menyelimuti deretan rumah-rumah warga, menciptakan nuansa eksotis dan penuh kedamaian. Warna-warna cerah dari bangunan rumah yang tertata rapi berjenjang, beradu dengan kehijauan lereng Gunung Sumbing yang membentang di belakangnya.

Pengunjung yang datang ke sini mengaku serasa di luar negeri. Bentangan pemandangan hijau dan suasana segar khas pedesaan membuat Nepal van Java menjadi destinasi favorit bagi pecinta fotografi dan penggemar media sosial.

Beragam Aktivitas Menarik bagi Wisatawan Nepal van Java menyediakan beragam aktivitas untuk memanjakan pengunjungnya. Wisatawan dapat menjelajahi area sekitar dengan ojek wisata yang siap mengantarkan ke spot-spot menarik di lereng gunung. Ada pula jip wisata yang memungkinkan Anda merasakan sensasi berpetualang ke area-area yang lebih tinggi.

Dibuka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 17.00, Nepal van Java menawarkan tiket masuk yang terjangkau, yakni Rp8.000 per orang. Selain menikmati keindahan alam, wisatawan juga bisa berinteraksi langsung dengan warga setempat, yang kerap menyediakan jasa pemandu atau penjual makanan ringan khas Magelang.

Kontribusi Ganjar Pranowo dalam Meningkatkan Pariwisata Sejak lama, Nepal van Java mendapat perhatian khusus dari mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ia bahkan pernah gowes ke Dusun Butuh, dalam acara Tour de Borobudur 2021. Tak hanya berkunjung, Ganjar juga menyumbangkan cat warna-warni untuk memperindah rumah-rumah penduduk, yang kini menjadi salah satu daya tarik utama desa tersebut.

Perhatian ini memberikan dampak besar bagi perekonomian warga. Bantuan pemerintah yang dialokasikan untuk pembelian jip wisata dan pengembangan fasilitas lainnya memperkaya pengalaman wisata dan membuka peluang kerja baru bagi warga sekitar.

Pengalaman Wisatawan: “Ramah dan Menyegarkan” Bagi wisatawan, keramahan warga Nepal van Java menjadi salah satu alasan untuk kembali lagi. Seorang pengunjung asal Cimahi, Beti Dwi Septiningsih, mengungkapkan rasa puasnya. “Saya tahu tempat ini dari media sosial, dan ternyata sesuai ekspektasi, suasananya benar-benar bagus dan warganya ramah,” ungkap Beti.

Dusun Butuh bukan hanya menawarkan pemandangan indah, tetapi juga sambutan hangat dari penduduk lokal yang membuat setiap pengunjung merasa betah. Dari keunikan alam hingga sentuhan keramahan, Nepal van Java adalah tujuan wisata yang memadukan keindahan dan ketenangan pegunungan. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.