MELIHAT INDONESIA – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Emmanuel Ebenezer bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, bahas persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap buruh PT Isman Sri Rejeki (Sritex).
Namun, Noel enggan mengungkap hasil pertemuannya dengan Prabowo pada Jumat (28/2/2025), terkait PHK massal karyawan Sritex.
“Yang ini gue enggak bisa jawab. No comment. Yang ini enggak. No comment. Enggak, no comment,” ujarnya singkat.
Pada kesempatan lain, Noel kembali menebar janji manis untuk eks karyawan Sritex.
Noel berjanji akan bertemu dengan eks karyawan Sritex pada Senin depan, memastikan agar hak-hak mereka terpenuhi.
Kata dia, ada dua pilihan alternatif untuk eks karyawan Sritex saat ini: mencari pabrik alternatif yang serupa di sekitar Sritex atau memasukan ke Balai Latihan Kerja (BLK).
“Senin saya akan datang ke sana,” ujar Noel, sapaan Wamenaker saat ditemui wartawan di Gedung Kemnaker, Jumat (28/2/2025).
Diketahui, Sritex Group melakukan PHK terhadap 10.965 karyawan dari berbagai anak perusahaannya akibat memburuknya kondisi keuangan hingga berujung pailit.
Menurut data Disnakertrans Jawa Tengah, PHK berlangsung dalam dua gelombang pada Januari dan Februari 2025.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan bahwa PHK terhadap karyawan Sritex seharusnya tidak terjadi, meskipun perusahaan sedang mengalami krisis keuangan.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan hal ini setelah rapat terbatas di Istana Kepresidenan pada 29 Oktober 2024.
Bahkan Wamenaker Noel, mewakili pemerintah, sempat menjanjikan tak ada PHK di Sritex.
Janji itu dikumandangkan Wamenaker Noel saat berkunjung ke Sritex di Sukoharjo, Jateng, pada 8 Januari 2025. (*)