Bantuan untuk keluarga korban kebakaran sumur minyak ilegal di Dusun Gandu, Blora, terus bergulir. Salah satunya menyangkut masa depan pendidikan anak korban, Nafisa Fitri Kotijah, putri pasangan Yeti dan Sukrin yang selamat dari peristiwa tragis tersebut.
Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, yang akrab disapa Budhe Rini, menyampaikan bahwa Pemkab siap memfasilitasi sekolah gratis bagi Nafisa.
“Sudah kami tawarkan anaknya untuk sekolah gratis di Sekolah Rakyat. Sekalian asrama di sana. Temannya banyak. Makan gratis, semuanya gratis. Tinggal fokus pendidikan saja,” ujar Budhe Rini kepada Nafisa.
Tak hanya soal pendidikan, Budhe Rini juga menyebut Pemkab sedang mengoordinasikan permintaan keluarga korban terkait relokasi rumah. Hal ini mengingat rumah lama Sukrin berada sangat dekat dengan lokasi sumur minyak.
“Masih kami koordinasikan terkait relokasi tersebut ya,” jelasnya.
Sukrin, suami korban sekaligus ayah Nafisa, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemkab Blora sejak awal kejadian hingga masa pemulihan.
“Kami juga berharap adanya relokasi rumah karena lokasi rumah kami terlalu dekat dengan sumur minyak. Bahkan kami mohon bantuan pembangunan rumah sementara di tanah baru yang diberikan saudara,” ungkap Sukrin.
Langkah Pemkab Blora ini diharapkan dapat membantu pemulihan keluarga korban, baik dari sisi kebutuhan tempat tinggal maupun keberlanjutan pendidikan anak.