Rabu, Mei 6, 2026

Pengapul Pisang Asal Kukar Kaltim, Mengalami Luka Memar Di Tubuhnya Diduga Dianiaya Brimop

Seorang pengepul pisang asal Desa Jonggon, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, bernama Puji, mengaku menjadi korban kekeras*n oleh oknum anggota Brimob.

Kejadian itu terjadi saat Puji dalam perjalanan pulang usai mengumpulkan hasil panen petani dan berhenti di depan Mako II Brimob di Kelurahan Loa Ipuh Darat, Tenggarong, untuk menyingkirkan kayu balok yang menghalangi jalan.

Alih-alih mendapat bantuan, Puji justru mengaku dipukul di bagian pelipis, diseret ke dalam markas, dan mobilnya turut dibawa.

Ia sempat tak sadarkan diri dan mengklaim saat sadar bajunya telah diganti serta dipaksa menulis surat pernyataan yang isinya didikte.

Puji mengalami memar dan trauma, bahkan merasa ketakutan sepanjang perjalanan pulang ke Samarinda.

Ia mengaku tidak menyangka niat baiknya justru berujung kekerasan.

Keesokan harinya, sekitar 18 warga Desa Jonggon datang ke markas untuk menanyakan kondisi Puji.

Namun, rombongan tersebut mengaku langsung mendapat tindakan kekerasan sebelum sempat menyampaikan maksud kedatangan mereka.

Beberapa warga mengaku dipukul hingga tersungkur, bahkan ada yang mengalami luka akibat poporan senjata.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden ini.

Warga berharap ada penyelidikan serius dan perlindungan terhadap hak-hak warga sipil.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.