MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Polda Jawa Tengah mendalami informasi dugaan pelecehan seksual yang dialami almarhumah dr Aulia Risma Lestari, mahasiswa PPDS anestesi Undip di RSUP Kariadi.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengakui telah mendapat informasi tersebut dan akan menindaklanjuti dengan melakukan pendalaman.
“Itu informasi ya, kalau informasi yang diberikan semua akan kita dalami step by step, one by one, kita analisis,” jelas Artanto di kantornya, Rabu (4/9/2024).
Saat ini pihaknya telah menerima data dari tim ingestigasi Kementerian Kesehatan RI. Sebab, yang berwenang melakukan penyelidikan adalah kepolisian.
“Dari tim investigasi Kemenkes hanya memberikan data, jadi tugas untuk penyelidikan itu tugasnya polri, untuk dibuktikan secara hukum ya. Mereka hanya memberikan data,” imbuhnya.
Sisi lain, Polda Jateng telah memeriksa lebih dari 10 saksi dan masih akan berlanjut.
Menurut Artanto, semua laporan dan informasi yang diberikan kepada kepolisiam akan dijadikan sebagai data awal.
“Itu sebagai data awal, petunjuk bagi kita. Semua informasi yang diberikan adalah pondasi untuk melakukan pendalaman,” paparnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) anestesi Fakultas Kedokteran Undip bernama dr. Aulia Risma Lestari (30) tewas dengan janggal.
Ia ditemukan tergelatak tak bernyawa pada Senin (12/8/2024) di kamar indekosnya di Kelurahan Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Mahasiswi yang menempuh pendidikan dan berpraktik di RSU Kariadi tersebut diduga merupakan korban perundungan yang memutuskan mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. (bhq)