MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Sejumlah saksi telah diperiksa terkait kasus dugaan perundungan dr. Aulia Risma, mahasiswi kedokteran PPDS Anestesi Universitas Diponegoro (Undip) di RSUP Dr Kariadi.
Kabid Humas Polda Jateng, Komisaris Besar Artanto mengatakan, total ada lebih dari sepuluh saksi yang telah diperiksa.
“(Saksi) sudah cukup banyak, (saya) lupa jumlahnya, lebih dari sepuluh orang,” ungkapnya, Jumat (30/8/2024).
Saksi-saksi yang diperiksa meliputi pihak rumah sakit tempat almarhumah menimba ilmu spesialis hingga senior-senior dari dokter Risma.
“(Yang diperiksa) teman-temannya, kemudian satu angkatannya, pihak rumah sakit, pihak keluarga, senior-seniornya juga,” jelas Artanto.
Dia mengharapkan mahasiswa PPDS Undip di RSUP Kariadi yang mengetahui atau bahkan menjadi korban perundungan, untuk berani melapor.
“Kalau ada yang bersuara, akan kami lindungi, kami jamin kerahasiaan identitas dan keamanannya,” tegas Artanto.
Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDI) Fakultas Kedokteran Undip bernama dr. Aulia Risma Lestari (30) tewas dengan janggal.
Ia ditemukan tergelatak tak bernyawa pada Senin (12/8/2024) di kamar kosnya yang terketak di Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang.
Mahasiswi yang magang di RSUP Dr Kariadi tersebut diduga merupakan korban perundungan yang memutuskan mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. (bhq)