MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Kabar rencana pertemuan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dengan Presiden kelima Megawati Soekarnoputri, kembali santer di publik.
Prabowo yang juga Ketua Umum Gerindra, disebut akan segera bertemu dengan Megawati yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Rencana pertemuan ini dikonfirmasi oleh Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.
Puan menyebut, pertemuan ini merupakan silaturahmi antartokoh bangsa, yang penting untuk dilakukan. Terlebih, menurutnya, komunikasi antara PDIP dengan Prabowo selama ini berjalan baik.
“Ya akan, insyaallah. Ya banyaklah (yang akan dibahas). Kalau sudah bertemu, kan pasti membahasnya banyak kan,” kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2024).
Senada disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani. Ia menyebut, pertemuan Prabowo-Mega akan digelar sebelum Presiden terpilih dilantikan pada 20 Oktober mendatang.
Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic), Ahmad Khoirul Umam, menyebut jika pertemuan itu dilaksanakan, maka akan ada negosiasi termasuk kompromi politik di dalamnya.
Kemungkinan, Prabowo akan menawarkan kuota kursi menteri untuk PDIP meskipun keduanya menjadi pesaing saat Pilpres kemarin.
Selain itu, jika pertemuan itu terjadi, Umam menilai pertemuan itu menjadi strategi dari Prabowo agar tidak tergantung terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Khususnya jika isu Jokowi atau Gibran, yang merupakan putra Jokowi, akan memimpin Golkar terjadi.
“Potensi naiknya klan Jokowi dalam kepemimpinan Golkar, berpotensi menjadi ancaman bagi Prabowo yang memiliki kekuatan politik lebih kecil dibanding Golkar di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM),” ujarnya.(*)