Jumat, Mei 15, 2026

Ribuan Pengunjung Padati Festival Kuno-Kini 2026, UMKM Kediri Kebanjiran Perhatian

Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan apresiasi kepada Jawa Pos Radar Kediri yang konsisten menggelar Festival Kuno-Kini selama tiga tahun terakhir. Festival dengan konsep berbeda setiap tahun itu dinilai mampu menarik ribuan pengunjung sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa menyebut Jawa Pos Radar Kediri selama ini ikut mengawal berbagai program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kediri. Menurutnya, sinergi antara media dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan.

Festival Kuno-Kini 2026 berlangsung pada 14-24 Mei 2026 di area Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG) dengan melibatkan ratusan stand UMKM. Mbak Dewi menilai kegiatan tersebut mampu menciptakan perputaran ekonomi yang cukup besar.

“Festival semacam ini menjadi salah satu solusi untuk menumbuhkan semangat bagi para pelaku UMKM,” katanya saat menghadiri pembukaan festival, Kamis malam (14/5).

Ia mengaku menyukai konsep tahun ini karena tidak hanya menghadirkan kuliner, tetapi juga wastra, sastra, dan kriya khas Kediri. Menurutnya, unsur sastra menjadi hal yang jarang diangkat dalam festival modern.

“Kita tahu bahwa Kediri memiliki banyak kekayaan budaya, utamanya sastra. Dan ini menjadi salah satu poin penting dalam festival ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad mengatakan tema Kuno-Kini memadukan unsur masa lalu dan masa kini dalam satu area festival. 

Jumlah peserta pun terus meningkat, dari 215 stand pada 2024, menjadi 245 stand pada 2025, hingga dibatasi 348 stand pada 2026 dari total 500 pendaftar.

“Sehingga masyarakat bisa menikmati berbagai macam hasil kreativitas atau hasil olahan dari masyarakat,” ucapnya.

Ribuan Pengunjung Padati Festival Kuno-Kini 2026, UMKM Kediri Kebanjiran Perhatian

Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan apresiasi kepada Jawa Pos Radar Kediri yang konsisten menggelar Festival Kuno-Kini selama tiga tahun terakhir. Festival dengan konsep berbeda setiap tahun itu dinilai mampu menarik ribuan pengunjung sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa menyebut Jawa Pos Radar Kediri selama ini ikut mengawal berbagai program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kediri. Menurutnya, sinergi antara media dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan.

Festival Kuno-Kini 2026 berlangsung pada 14-24 Mei 2026 di area Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG) dengan melibatkan ratusan stand UMKM. Mbak Dewi menilai kegiatan tersebut mampu menciptakan perputaran ekonomi yang cukup besar.

“Festival semacam ini menjadi salah satu solusi untuk menumbuhkan semangat bagi para pelaku UMKM,” katanya saat menghadiri pembukaan festival, Kamis malam (14/5).

Ia mengaku menyukai konsep tahun ini karena tidak hanya menghadirkan kuliner, tetapi juga wastra, sastra, dan kriya khas Kediri. Menurutnya, unsur sastra menjadi hal yang jarang diangkat dalam festival modern.

“Kita tahu bahwa Kediri memiliki banyak kekayaan budaya, utamanya sastra. Dan ini menjadi salah satu poin penting dalam festival ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad mengatakan tema Kuno-Kini memadukan unsur masa lalu dan masa kini dalam satu area festival. 

Jumlah peserta pun terus meningkat, dari 215 stand pada 2024, menjadi 245 stand pada 2025, hingga dibatasi 348 stand pada 2026 dari total 500 pendaftar.

“Sehingga masyarakat bisa menikmati berbagai macam hasil kreativitas atau hasil olahan dari masyarakat,” ucapnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.