Sabtu, April 18, 2026

Rp75 Miliar untuk Jalan Blora, Bukti Sinergi Pemprov dan Pemkab

Pemerintah Kabupaten Blora terus berupaya untuk wujudkan jalan mulus bagi warganya. Hal tersebut diwujudkan dengan berbagai usaha, dari pengadaan perbaikan jalan lewat APBD, hingga membangun sinergi dengan pemerintah provinsi.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas dukungan besar dalam pembangunan infrastruktur jalan di wilayahnya sepanjang tahun 2025.

Hal itu ia sampaikan langsung kepada Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, saat mendampingi peninjauan pembangunan jalan provinsi di Kecamatan Japah, Jumat (26/9/2025).

Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Arief, tahun 2025 ini Blora mendapat alokasi anggaran hampir Rp75 miliar dari Pemprov Jateng. Dana tersebut terbagi untuk pembangunan tiga ruas jalan provinsi senilai Rp45,4 miliar, serta lima paket jalan kabupaten melalui Bantuan Provinsi (Banprov) sebesar Rp30 miliar.

Sejumlah ruas penting yang diperbaiki antara lain jalan Kunduran–Blora, Ngawen–Japah–Todanan, serta Singget–Randublatung–Cepu. Sementara di tingkat kabupaten, pembangunan menyasar ruas Trembul–Rowobungkul–Sonokidul, Kunduran–Doplang, Ketuwan–Mojorembun, Pilang–Temulus, hingga Sidorejo–Klagen.

“Jalan-jalan ini tidak hanya sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga jalur vital distribusi hasil panen petani Blora. Infrastruktur yang baik akan memperlancar roda perekonomian masyarakat,” jelas Bupati Arief.

Ia menegaskan bahwa dukungan Pemprov menjadi bukti nyata sinergi pembangunan yang harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan prioritas pemerintahannya di tahun 2025 memang diarahkan pada pembangunan infrastruktur jalan, khususnya jalan provinsi yang menghubungkan lintas kabupaten.

Ia mencontohkan ruas Ngawen–Japah–Todanan yang menjadi akses penting Blora–Pati. “Pembangunan jalan ini akan memperkuat konektivitas dan mendukung arus barang, jasa, dan mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Luthfi menambahkan, pembangunan jalan di Jawa Tengah dilakukan dengan skala prioritas. Tidak semua wilayah bisa tersentuh sekaligus, melainkan bertahap sesuai karakteristik daerah dan ketersediaan anggaran.

“Semua harus sabar, karena kita lakukan pemerataan. Blora termasuk prioritas, namun kabupaten lain juga mendapat perhatian. Inilah proses pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan adanya program pembangunan jalan dari Pemprov, Blora kian optimistis menghadapi masa depan.

Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, infrastruktur ini juga akan menjadi pondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sektor pertanian yang menjadi tulang punggung masyarakat Blora.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.