Sabtu, Mei 2, 2026

Rumah Dewan Pakar PKS Cilegon Dirampok, Anak Berusia 9 Tahun Tewas dengan Luka Tusuk

Perampokan terjadi di rumah mewah milik Haji Maman Suherman di Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Blok C5 Nomor 8, Ciwaduk, Kota Cilegon, Banten, Selasa (16/12/2025). Dalam peristiwa tersebut, anak Haji Maman berusia sekitar 9–10 tahun berinisial MAHM ditemukan meninggal dunia dan diduga menjadi korban pembunuhan.

“Betul, katanya terjadi perampokan dan anak dari Pak Haji Maman meninggal dunia,” ujar seorang warga di lokasi kejadian. Hingga kini, belum diketahui harta benda apa saja yang digasak pelaku. Garis polisi terpasang di area rumah, sementara petugas kepolisian terlihat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Cilegon, Kompol Firman Hamid, mengatakan korban diduga meninggal akibat luka tusukan benda tajam.

“Seluruh informasi dan petunjuk yang ada sedang kami dalami untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian,” ujarnya kepada wartawan.

Firman menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 14.20 WIB ketika Haji Maman menerima telepon dari anak keduanya, D, yang terdengar panik dan meminta pertolongan. Haji Maman yang saat itu berada di tempat kerja langsung pulang ke rumah.

Informasi dari Humas DPW PKS Banten, Kusuma Nirmala, menyebut perampokan terjadi saat korban memergoki pelaku.

“Rumahnya disambangi rampok, dan ada anaknya kelas 4 SD memergoki dan teriak. Perampok panik langsung menusuk anak tersebut dengan pisau dan wafat saat dibawa ke RS,” jelas Kusuma. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bethsaida, Kota Cilegon, namun nyawanya tidak tertolong.

Haji Maman Suherman dikenal sebagai Dewan Pakar PKS Kota Cilegon yang baru dilantik beberapa hari sebelumnya. Ia juga seorang pengusaha dan pemilik PT Buana Gearindo Pratama. Di depan rumah korban tampak karangan bunga duka cita, termasuk dari Wakil Bupati Serang. Polisi masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.