Kamis, Juni 11, 2026

Siswa Live TikTok Saat Ujian TKA, Kemendikdasmen “Hasil Tes Bisa Dibatalkan!”

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 diwarnai insiden viral seorang siswa yang melakukan siaran langsung di TikTok saat mengerjakan ujian. Aksi ini menuai kecaman dari berbagai pihak dan dianggap melanggar aturan resmi pelaksanaan TKA.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharuddin, menegaskan pihaknya tengah menelusuri kasus tersebut dan telah berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi, kanwil Kemenag, serta tim pelaksana dan pengawas ujian di lapangan.

“Perlu kami tegaskan bahwa berdasarkan Kepmendikdasmen No.95 tahun 2025 tentang pedoman penyelenggaraan TKA, disebutkan peserta tidak diperbolehkan membawa atau menggunakan gawai selama ujian berlangsung,” ujar Toni, Selasa (4/11/2025).

Ia menegaskan, peserta yang terbukti melanggar bisa dikenai sanksi berat berupa pembatalan hasil TKA. Menurut Toni, integritas dan keadilan ujian tetap terjaga karena setiap sesi TKA di tiap wilayah memiliki variasi soal berbeda, sehingga tidak ada peserta yang diuntungkan.

“Kemendikdasmen berkomitmen menjaga integritas dan keadilan dalam setiap pelaksanaan TKA, serta mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas akademik,” tambahnya.

Untuk memperkuat pengawasan, Kemendikdasmen juga membuka posko pemantauan daring dan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta panitia di berbagai wilayah. Toni turut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang melaporkan dugaan pelanggaran selama ujian berlangsung.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menyebut insiden ini terjadi karena kelalaian pengawas di lapangan.

“Memang ada kasus seperti yang kemarin sempat beredar. Itu kami lihat mungkin kelalaiannya pihak pelaksana, pihak pengawas yang tidak mengindahkan peraturan,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan TKA di SMKN 2 Makassar.

Fajar menegaskan seharusnya pengawas mengumpulkan seluruh ponsel siswa sebelum ujian dimulai. Ia mengakui masih ada beberapa lokasi di mana pengawas kecolongan sehingga siswa bisa menggunakan handphone saat ujian.

“Di beberapa tempat, kejadian anak itu bawa handphone ketika mengerjakan TKA. Jadi hal-hal yang semacam itu kita minimalisir dan kita belajar dari beberapa kesalahan,” ungkapnya.

Meski ada insiden, Fajar menilai pelaksanaan TKA secara umum berjalan baik. Ia mengunjungi beberapa sekolah di Makassar, termasuk SMA Tri Dharma dan SMKN 2, serta menerima masukan dari siswa mengenai kendala teknis seperti koneksi internet.

“Tadi ada beberapa hal teknis, misalnya soal koneksi internet. Tapi itu tidak fatal, bisa diselesaikan secara cepat,” katanya.

Insiden siswa yang melakukan live TikTok saat ujian juga menuai kritik dari kalangan pelajar sendiri. Naya, siswi kelas 12 SMAN 1 Yogyakarta, menyebut tindakan itu sangat memalukan.

“Tapi ada aja yang curang gitu, malu aja. Masa kita usaha buat ngebuktiin angkatan kita enggak ‘SDM kurang’, tapi ada aja yang malah nunjukin (dengan melakukan live TikTok saat TKA),” ujarnya.

Menurut Naya, TKA memang penting, tetapi kejujuran dan moral pribadi jauh lebih utama. “Balik ke moral pribadi saja kalau gitu. Sedih sih dengarnya, sampai ada yang live gitu. Aku juga sudah lihat di X (Twitter),” katanya.

Kemendikdasmen sendiri sudah menyiapkan beragam sanksi bagi peserta yang melanggar aturan TKA, mulai dari peringatan lisan hingga pembatalan ujian. Pelanggaran ringan mencakup keterlambatan dan duduk tidak sesuai penempatan, sedangkan pelanggaran berat meliputi membawa perangkat elektronik, merekam, memfoto, atau menyebarkan soal ujian, hingga bekerja sama atau mencontek antar peserta.

Jika pelanggaran berat terbukti melalui investigasi pusat, peserta bisa dikeluarkan dari ruang ujian dan mendapat nilai nol.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.