Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan berjalan meski siswa memasuki masa libur sekolah. Badan Gizi Nasional (BGN) merencanakan skema khusus agar bantuan makanan bergizi tetap diterima oleh siswa, salah satunya melalui layanan pengantaran langsung ke rumah siswa.
Kepala BGN menjelaskan bahwa keberlanjutan program MBG saat libur sekolah menjadi perhatian pemerintah agar asupan gizi anak tetap terjaga. Oleh karena itu, BGN tengah menyiapkan mekanisme distribusi yang menyesuaikan kondisi libur belajar mengajar.
Skema Pembagian Saat Libur Sekolah
Dalam pelaksanaannya, MBG tidak lagi dibagikan di sekolah, melainkan didistribusikan langsung ke rumah siswa atau melalui titik pembagian yang telah ditentukan. Skema ini dirancang agar siswa tetap menerima haknya meskipun tidak hadir di sekolah.
BGN menegaskan bahwa mekanisme pembagian akan disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing, termasuk jarak tempat tinggal siswa dan kesiapan logistik. Pemerintah daerah dan pihak sekolah akan dilibatkan dalam pendataan dan distribusi agar bantuan tepat sasaran.
Tujuan Jaga Asupan Gizi Anak
Program MBG tetap dijalankan saat libur sekolah karena pemerintah menilai kebutuhan gizi anak tidak berhenti meskipun kegiatan belajar diliburkan. Dengan skema pengantaran ke rumah, diharapkan tidak ada siswa yang kehilangan akses terhadap makanan bergizi selama masa liburan.
BGN memastikan bahwa teknis pembagian akan terus dievaluasi agar pelaksanaan MBG saat libur sekolah berjalan efektif, aman, dan merata bagi seluruh penerima manfaat.