Kamis, Juli 18, 2024
Beranda » Berita » Hukum & Kriminal » Tebakan Susno Duaji Tepat soal Pegi, Kasus Vina Cirebon

Tebakan Susno Duaji Tepat soal Pegi, Kasus Vina Cirebon

Melihat Indonesia

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Hakim tunggal Eman Sulaeman telah mengeluarkan putusan yang sesuai dengan prediksi mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji. Keputusan ini menguatkan keyakinan bahwa keadilan dapat tercapai melalui mekanisme hukum yang ada.

Sebelumnya, Susno Duadji telah menyatakan keyakinannya bahwa Pegi bisa dibebaskan melalui upaya permohonan praperadilan. Pandangan ini didasarkan pada analisis mendalam terhadap kasus yang dihadapi Pegi dan prospek hukum yang memungkinkan.

Dengan putusan ini, harapan Susno Duadji terbukti benar, menunjukkan bahwa sistem hukum masih mampu memberikan keadilan bagi mereka yang membutuhkan. Keberhasilan permohonan praperadilan ini juga menjadi contoh penting bagi upaya hukum serupa di masa mendatang.

Dalam prediksinya, ia mengungkapkan kecurigaan terkait sosok pembunuh asli Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat, pada 2016 lalu.

Susno menduga Pegi Setiawan bukanlah pembunuh sesungguhnya Vina dan Eky.

Ia justru mencurigai Aep, pria yang dianggap saksi kunci kasus pembunuhan fenomenal tersebut.

Aep (30), warga Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi menjadi saksi yang melihat kejadian Vina dan Eky diserang sekelompok remaja di Jalan Perjuangan, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Susno menyebut kecurigaannya itu memiliki alasan yang kuat.

“Kalau saya jadi penyidik, saya perdalam Aep. Kenapa adanya 11 nama berasal dari BAP Rudiana (ayah Eky). Rudiana tidak ada di TKP,” ujar Susno, dikutip dari TribunJakarta.com, Jumat (5/7/2024).

Susno menduga, Aep-lah yang memunculkan nama-nama yang kini menjadi terpidana kasus Vina Cirebon.

Nama-nama tersebut lantas disebutkan oleh Iptu Rudiana di hadapan penyidik.

Karena itu, Susno mendesak penyidik kembali memeriksa sejumlah saksi kasus Vina, di antaranya Aep, Melmel, dan Dede.

Susno juga meminta penyidik Polda Jabar untuk kembali memeriksa Iptu Rudiana, ayah kandung korban Eky.

Menurutnya, Iptu Rudiana perlu dimintai keterangan lagi untuk mengungkap asal 11 nama tersangka yang diungkapkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

“Karena ada di BAP Rudiana. Aep tahu darimana tahu 11 ini, ngasih tahu Rudiana. Saya tidak menuduh ya,” kata Susno Duadji.

“Jangan-jangan ini pelakunya. Jangan-jangan si Aep pelakunya kok dia bisa tahu persis. Saya curiga besar mudah-mudahan ga lari, bisa jadi Aep pelakunya,” sambung Susno.

Susno mengaku mengapresiasi hakim Eman Sulaeman atas putusan ini.

Baginya, keadilan dan kebenaran benar-benar ditegakkan.

“Kita apresiasi hakim Eman Sulaeman, saya hormat dua. Keadilan dan kebenaran tegak dari Pengadilan Negeri Bandung dari tangan hakim Eman Sulaeman,” tutur Susno dalam program Breaking News KompasTV, Senin.

Susno menegaskan bahwa Pegi adalah korban salah tangkap.

Sebab, dari putusan hakim dinyatakan bahwa tak ada dalil gugatan yang ditolak.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Bandung mengabulkan permohonan praperadilan Pegi Setiawan atas penetapan dirinya sebagai tersangka pembunuhan Vina di Cirebon, Senin (8/7/2024).

Hakim Eman Sulaeman menyatakan, proses penetapan Pegi sebagai tersangka tidak sah dan batal demi hukum. (**)

Recent PostView All

Leave a Comment

Follow Us

Recent Post

Diterbitkan oleh PT. Gaspol Media Indonesia

Direktur: Rizky Kurniadi 

Pemimpin Redaksi : Roziki

Redaksi: Fathurrahman, Mayda, Zashinta, Pangesti, Kiki, Nico 

Grafis: Immanullah, Wahyu 

Keuangan dan admin: Meyta, Yusrilia

Pemasaran dan Iklan: Nadiva, Krismonika

Kantor Pusat: Kagokan RT.01/RW.04, Gatak, Sukoharjo

Biro Jateng:  Jl Stonen Kavling 7A Kota Semarang

Telp: 0811313945

Email redaksi: redaksi@melihatindonesia.id 

Email iklan: iklan@melihatindonesia.id 

Copyright @ 2024 Melihat Indonesia. All Rights Reserved

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.