Wakil Menteri Haji RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, memastikan persiapan ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026 tetap berjalan lancar meski terjadi eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
“Tidak ada kendala. Sampai hari ini persiapan penyelenggaraan haji berjalan dengan lancar,” ujar Dahnil di Grand El Hajj Banten, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, sekitar 95 persen tahapan persiapan telah rampung.
Mulai dari katering, hotel, transportasi, penerbangan, hingga pembayaran seluruh layanan jemaah sudah diselesaikan.
Tahap yang tersisa kini hanya proses pengelompokan jemaah atau kloter (grouping).
Pemerintah, lanjut Dahnil, terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas terkait di kawasan.
Ia optimistis seluruh jemaah haji Indonesia dapat diberangkatkan sesuai jadwal tanpa hambatan berarti.
Namun berbeda dengan haji, pemerintah mengimbau calon jemaah umrah yang berencana berangkat hingga April 2026 untuk menunda keberangkatan sementara waktu.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi peningkatan eskalasi.
Bagi jemaah umrah yang sudah berada di Timur Tengah, Dahnil menegaskan negara hadir memberikan perlindungan.
Tim Kementerian Haji bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia disebut siaga 24 jam di berbagai titik layanan di Arab Saudi.
“Kami minta tetap tenang. Negara hadir dan memastikan keselamatan warga negara Indonesia,” tegasnya.