Sabtu, Mei 2, 2026

Terjerat Judi Online, Petugas Pengisi ATM Bank BUMN Curi Uang Rp1,1 Miliar

MELIHAT INDONESIA, BATAM – Terjerat candu judi online, petugas pengisi uang pada mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), nekat mencuri hingga Rp1,1 miliar.

Pencurian terhadap uang yang seharusnya diisikan ke ATM tersebut dilakukan selama periode 1-10 Juni 2024.

Petugas pengisi ATM tersebut adalah seorang pria berinisia TS (27), yang bertanggung jawab dalam pengisian sejumlah titik mesin ATM di Batam.

Pelaku pencurian uang ATM untuk bank BUMN tersebut kini telah ditangkap Satreskrim Polresta Barelang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, TS diketahui melakukan pencurian di enam titik ATM berbeda di antaranya mesin ATM Kepri Mall, Indomaret Ocarina, Rumah Sakit Elisabeth, Hotel Bizz, Mega Lagenda, dan mesin ATM di PT McDermott Batam.

“Pelaku mencuri uang dari enam ATM berbeda sejak tanggal 1 Juni hingga tanggal 10 Juni 2024. Saat ini, yang bersangkutan sudah diamankan setelah dilaporkan oleh perusahaan,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Moch Dwi Rhamadhanto, Sabtu (22/6/2024) sore.

Adapun uang hasil curian tersebut, diakui digunakan untuk kepentingan judi online, serta membeli satu unit kendaraan roda dua.

Walau demikian, pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai modus pelaku dalam mengambil uang dari keenam mesin ATM tersebut.

Pelaku disebut mengambil uang dengan mengosongkan beberapa kaset (tempat uang) ATM, dan berupaya menutupi jejak dengan laporan palsu.

“Dari masing-masing ATM, pelaku ini juga mengambil uangnya beragam. Ada yang seratus juta satu mesin, ada yang sampai lebih dari dua ratus juta.”

“Untuk menutupi jejaknya, ada laporan tidak wajar yang dibuat pelaku,” lanjut dia.

Aksi pelaku sendiri akhirnya diketahui saat audit laporan penghitungan uang, dan menemukan adanya coretan pada form serah terima uang dan kaset.

Petugas audit kemudian menanyakan hal ini kepada supervisor, dan menemukan adanya alasan revisi atau perbaikan jumlah uang.

Merasa curiga, petugas audit kemudian melakukan pengecekan di beberapa mesin ATM, hingga menemukan keanehan hingga kaset ATM yang telah kosong pada enam mesin ATM yang menjadi wilayah tanggung jawab pelaku.

“Pelaku ini merupakan pegawai perusahaan subcon yang bekerja sama dengan bank BUMN ini.”

“Pelaku sendiri merupakan petugas investigator di perusahaan pengelolaan, mengisi dan perbaikan ATM,” terangnya.

Petugas audit kemudian melakukan pemeriksaan CCTV, dan menemukan bukti pelaku TS melakukan aktivitas pembukaan mesin ATM di enam lokasi yang dimaksud.

“Sampai saat ini, pelaku mengaku melakukan tindakan seorang diri dan tidak memiliki rekan,” terang dia. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.