MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Yogyakarta terkenal sebagai kota gudeg. Di kota ini, ada banyak warung gudeg legendaris yang tak hanya dikenal oleh warga lokal tetapi juga menjadi tujuan wisata kuliner bagi para pelancong. Berikut lima warung gudeg yang wajib kamu kunjungi saat berada di Yogyakarta:
- Gudeg Yu Djum
Gudeg Yu Djum merupakan salah satu gudeg legendaris di Yogyakarta yang sudah beroperasi sejak sang pemilik, Yu Djum, berusia 17 tahun. Gudeg di sini dikenal karena teksturnya yang kering dan rasa manisnya yang khas, berwarna cokelat kemerahan. Warung gudeg ini terletak di Jl Wijilan, dekat dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), dan menjadi destinasi favorit para wisatawan. Meski Yu Djum telah wafat pada 2016, warung ini tetap ramai dikunjungi karena mempertahankan rasa autentik. Harganya juga cukup terjangkau, dengan satu porsi dibanderol sekitar Rp 10.000-an. - Gudeg Manggar Bu Jumilan
Di kawasan Bantul, kamu bisa menemukan warung Gudeg Manggar Bu Jumilan yang menawarkan keunikan tersendiri. Gudeg ini menggunakan manggar, yaitu kembang kelapa muda, sebagai campurannya, yang membuat teksturnya lebih padat dan rasanya gurih. Gudeg ini dikenal dengan nama “Gudeg Manggar” dan satu porsinya bisa dinikmati dengan harga yang terjangkau, sekitar Rp 8.000 hingga Rp 17.000. Warungnya berlokasi di Jl Srandakan Km 8, Bantul. - Gudeg Mbah Lindu
Salah satu warung gudeg tertua di Yogyakarta adalah Gudeg Mbah Lindu yang telah beroperasi sejak tahun 1940-an. Mbah Lindu mulai berjualan gudeg sejak usianya 13 tahun dan mempertahankan metode memasak tradisional menggunakan tungku batu dan kayu bakar. Lokasi warungnya di kawasan Sosrowijayan dan mulai buka sejak pukul 05.00 pagi. Meski Mbah Lindu telah berpulang, warungnya masih dilanjutkan oleh keluarganya. Dengan harga sekitar Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per porsi, gudeg ini terus menjadi favorit banyak orang. - Gudeg Mercon Bu Tinah
Bagi pencinta pedas, Gudeg Mercon Bu Tinah di Jl Asem Gede No.8 Yogyakarta adalah pilihan tepat. Warung ini sudah beroperasi sejak 1992 dan menawarkan kombinasi rasa manis dan pedas. Pemiliknya, Ngatinah, memberi nama “mercon” karena rasa pedas yang meledak di mulut. Pilihan lauk seperti ayam, ceker, dan telur juga tersedia untuk melengkapi satu porsi gudeg yang dibanderol sekitar Rp 15.000 hingga Rp 20.000. - Gudeg Bu Djuminten
Gudeg Bu Djuminten juga tidak kalah legendaris, karena sudah ada sejak tahun 1926. Warung ini kini dikelola oleh generasi ketiga dan tetap mempertahankan cita rasa khasnya. Gudeg Bu Djuminten menawarkan perpaduan sempurna antara rasa manis dan gurih, yang dihasilkan dari kuah areh yang disiramkan di atas gudeg. Harga satu porsi gudeg di sini berkisar antara Rp 14.000 hingga Rp 45.000, dan lokasinya bisa ditemukan di Jl Asem Gede Nomor 14, Yogyakarta.
Setiap warung gudeg di Yogyakarta memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi rasa, metode memasak, hingga sejarahnya. Tidak heran jika mereka menjadi incaran wisatawan yang ingin merasakan kelezatan asli kuliner khas Yogyakarta ini. (**)