Selasa, April 28, 2026

Nyaris Dikremasi, Pemuda Ini Bangkit Kembali, Kisah Kelalaian yang Mengejutkan Dunia Medis

MELIHAT INDONESIA, INDIA – Seorang pemuda nyaris menjadi korban kesalahan medis yang fatal di Jaipur, Rajasthan, India. Pria bernama Rohitash (25) dinyatakan meninggal dunia oleh tiga dokter setelah diduga menderita serangan epilepsi. Namun, keajaiban terjadi saat dirinya terbangun di krematorium sesaat sebelum prosesi pembakaran dimulai.

Kesalahan Diagnosa Berujung Malapetaka

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (21/11/2024) ini berawal ketika Rohitash dilarikan ke RS Bhagwan Das Khaitan (BDK) akibat serangan epilepsi. Setelah tiba di rumah sakit, ia tidak menunjukkan respons terhadap bantuan medis yang diberikan. Pada pukul 14.00 waktu setempat, tiga dokter menyatakan Rohitash telah meninggal dunia.

Setelah dinyatakan meninggal, jenazahnya diletakkan di freezer kamar mayat selama dua jam. Persiapan untuk kremasi segera dilakukan, termasuk melengkapi dokumen resmi oleh pihak kepolisian. Jenazah Rohitash akhirnya dibawa ke krematorium dan diletakkan di atas tumpukan kayu besar.

Keajaiban di Krematorium

Ketika keluarga bersiap untuk menyalakan api kremasi, jasad Rohitash tiba-tiba bergerak dan menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 17.00 waktu setempat, tiga jam setelah ia dinyatakan meninggal dunia.

Polisi yang berada di lokasi segera memanggil ambulans untuk membawa Rohitash kembali ke rumah sakit. Dokter menyatakan kondisinya stabil setelah insiden tersebut. Sayangnya, keesokan harinya, pada Jumat (22/11/2024), Rohitash kembali dinyatakan meninggal dunia secara resmi.

Tindakan Tegas Terhadap Kelalaian

Insiden ini memicu kemarahan publik dan pihak berwenang. Kepala Pemerintahan Distrik Ramavtar Meena menyebut peristiwa ini sebagai bentuk kelalaian serius. Akibatnya, tiga dokter yang terlibat dijatuhi sanksi skors oleh otoritas setempat. “Tindakan akan diambil terhadap mereka yang bertanggung jawab. Gaya kerja para dokter juga akan diselidiki secara menyeluruh,” ujar Meena.

Sebagai tindak lanjut, sebuah komite investigasi telah dibentuk untuk menyelidiki prosedur dan standar operasional rumah sakit terkait. Tujuannya adalah memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Fenomena yang Pernah Terjadi Sebelumnya

Kisah Rohitash bukanlah satu-satunya insiden serupa di India. Pada Februari 2024, seorang wanita bernama Bujji Amma (52) dari Brahmapur juga mengalami kejadian serupa. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka bakar parah. Namun, saat prosesi kremasi hendak dimulai, Amma tiba-tiba membuka mata dan menunjukkan respons terhadap panggilan orang di sekitarnya.

Peristiwa-peristiwa ini menjadi sorotan tajam terhadap standar pelayanan kesehatan di India, terutama dalam penanganan pasien kritis. Publik berharap adanya peningkatan kualitas pelayanan medis demi menghindari tragedi serupa di masa depan. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.