MELIHAT INDONESIA, LOS ANGELES – Kebakaran hutan dahsyat yang melanda Los Angeles mencatat sejarah kelam sebagai salah satu bencana paling parah di Amerika Serikat. Di tengah bencana yang memaksa ratusan ribu orang mengungsi, tersiar isu di media sosial bahwa ada sebuah masjid di Los Angeles yang selamat dari kobaran api. Benarkah klaim tersebut?
Bencana Kebakaran Hutan Los Angeles: Korban dan Kerugian
Sejak awal Januari 2025, kebakaran hutan telah meluluhlantakkan wilayah Los Angeles, termasuk Eaton, Pacific Palisades, San Gabriel, hingga Hidden Hills. Kebakaran ini menghanguskan lebih dari 9.000 bangunan dan menelan 16 korban jiwa. Evakuasi besar-besaran dilakukan, dengan lebih dari 179.000 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Menurut laporan AP News, kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai 150 miliar dolar AS, menjadikannya kebakaran hutan termahal dalam sejarah AS. Kebakaran ini tidak hanya menghancurkan pemukiman, tetapi juga berbagai tempat ibadah, termasuk masjid, gereja, dan kuil.
Masjid Al-Taqwa dan Dampak Kebakaran
Salah satu tempat ibadah yang terdampak adalah Masjid Al-Taqwa di Eaton, Los Angeles. Masjid ini, yang telah menjadi pusat komunitas sejak akhir 1970-an, dilaporkan hancur akibat kobaran api. Selain Masjid Al-Taqwa, Gereja Katolik Corpus Christi di Pacific Palisades dan Gereja Metodis Altadena juga mengalami nasib serupa.
Laporan dari The National News mengonfirmasi bahwa sejumlah tempat ibadah di Los Angeles tak luput dari dampak kebakaran. Fakta ini membantah klaim bahwa ada masjid yang tetap utuh di tengah bencana tersebut.
Mitos di Balik Isu Masjid Selamat dari Api
Isu tentang masjid yang tak terbakar selama kebakaran hutan di Los Angeles beredar luas di media sosial. Namun, hingga kini, klaim ini belum dapat dibuktikan kebenarannya. Banyak bangunan, termasuk tempat ibadah, menjadi korban keganasan api yang terus melahap wilayah tersebut.
Menurut otoritas setempat, kerusakan akibat kebakaran begitu masif sehingga hampir seluruh wilayah terdampak, termasuk fasilitas publik dan bangunan keagamaan.
Harapan dan Solidaritas di Tengah Bencana
Meski banyak tempat ibadah yang hancur, solidaritas masyarakat Los Angeles tetap terlihat. Warga lintas agama bersatu memberikan bantuan kepada para korban kebakaran. Di tengah kesedihan, komunitas tetap berupaya menjaga semangat untuk membangun kembali rumah ibadah yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan mereka.
Kebakaran hutan di Los Angeles mengingatkan dunia akan ancaman nyata perubahan iklim dan pentingnya langkah mitigasi untuk mencegah bencana serupa di masa depan. Meskipun isu tentang masjid yang tak terbakar telah dibantah, cerita ini menjadi pengingat bahwa di balik musibah, harapan dan solidaritas selalu menemukan jalannya. (**)