MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang sedang berdiskusi di kampus didatangi anggota TNI.
Disksusi bertema ‘Fasisme Mengancam Kampus: Bayang-Bayang Militer bagi Kebebasan Akademik’ itu digelar Kelompok Studi Mahasiswa (KSMW) UIN Semarang pada Senin (14/5/2025).
Salah satu penyelenggara diskusi yang enggan disebutkan namanya mengatakan, saat diskusi baru dimulai, ada pria tak dikenal yang secara umur dapat dipastikan bukan mahasiswa S1.
“Pria dengan identitas tak dikenal itu tiba-tiba duduk di forum,” ujarnya saat dikonformasi, Rabu (16/4/2025).
Saat sesi perkenalam, pria itu tak mau memperkenalkan diri sehingga menimbulkan kecurigaan di antara mahasiswa. Para mahasiswa pun mendesak pria itu untuk memperkenalkan dirinya.
“Kami sangat curiga, memang dari wajahnya secara umur itu jauh di atas. Beberapa kawan mendesak beliau memperkenalkan dirinya, tapi tidak mau. Hanya memperkenalkan dengan nama ‘Ukem’,” jelasnya.
Sekitar 5 menit setelah itu, pria tanpa identitas itu pergi. Tak berdelang lama, petugas keamanan kampus datang dan mengarahkan beberapa mahasiswa untuk menemui seseorang.
“Kami kemudian ikut satpam, di situ ternyata ada TNI masuk di belakang kami pas. Sebenarnya kami tidak tahu karena tertutup pohon beringin,” jelasnya.
Saat itu, beberapa perwakilam mahasiswa yang mengikuti satpam diminta anggota TNI itu untuk menyebutkan identitasnya, siapa saja peserta diskusi, dan tema diskusi yang digelar. Para perwakilan mahasiswa itu pun langsung waspada.
“Ada dua orang berboncengan motor, satu pakai seragam TNI, satunya pakai baju hitam,” kata Abdul.
Terpisah, Kapendam IV/Diponegoro, Letkol Inf Andy membenarkan adanya anggota TNI yang mendatangi acara diskusi mahasiswa UIN Walisongo Semarang, Senin (14/4/2025). (bhq)