Selasa, Mei 5, 2026

Listyo Sigit Akui Sempat Ingin Mundur dari Kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya sempat berencana mundur pascademonstrasi besar yang berujung ricuh pada akhir Agustus 2025.

Ia mengaku sempat menyampaikan niat itu kepada para perwira dan anggota Polri, namun mayoritas menolak dan meminta dirinya tetap bertahan.

Listyo kemudian menilai pengunduran diri justru akan dianggap sebagai sikap tidak bertanggung jawab di tengah kondisi Polri yang sedang terpuruk.

Menurutnya, jika mundur maka ia akan meninggalkan institusi dalam keadaan carut-marut tanpa penyelesaian.

Karena itu, ia memilih untuk fokus memperbaiki citra dan kinerja Polri.

Namun demikian, Listyo menegaskan bila Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mencopotnya, ia akan menerima keputusan tersebut sebagai prajurit yang tegak lurus.

Meski begitu, desakan agar Listyo mundur atau dicopot terus bergulir.

Kritik tajam muncul usai insiden tewasnya seorang driver ojek online, Affan Kurniawan, yang dilindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta.

YLBHI menilai Listyo gagal mereformasi wajah represif Polri dan menyebut tindakan aparat melanggar prinsip demokrasi.

Pandangan serupa datang dari Ray Rangkuti yang sudah lama menyuarakan perlunya pergantian Kapolri sebagai bagian dari reformasi kepolisian.

Desakan juga datang dari mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko yang menilai kekacauan di tubuh Polri tidak bisa dilepaskan dari kepemimpinan Listyo.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.