Sabtu, Mei 2, 2026

Lisa Mariana Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil

Lisa Mariana resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK).

Pihak Lisa menyatakan siap menghadapi proses hukum yang berjalan dan menghormati langkah kepolisian.

“Responsnya dia siap menghadapi semua permasalahan ini,” kata pengacara Lisa, Jhony Boy Nababan, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025).

Jhony menilai penetapan tersangka terhadap kliennya masih perlu diuji karena menurutnya tidak ada nama pihak yang dicemarkan secara langsung oleh Lisa.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menghormati seluruh prosedur hukum yang dijalankan Bareskrim.

“Ini masih perlu diuji pembuktiannya untuk masalah pencemaran nama baik. Kami menghargai proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

Meski ditetapkan sebagai tersangka, Jhony memastikan Lisa tetap bersikap kooperatif.

Ia menjelaskan bahwa kliennya tidak hadir dalam pemeriksaan hari ini karena kondisi kesehatan, namun siap dijadwalkan ulang pada 23 atau 24 Oktober mendatang.

“Dia kurang enak badan, jadi pemeriksaan ditunda. Kami sudah koordinasi untuk penjadwalan ulang minggu depan,” jelasnya.

Kasus ini bermula ketika Lisa menuding Ridwan Kamil sebagai ayah dari anaknya. Merasa nama baiknya dicemarkan, Ridwan Kamil melaporkan Lisa ke Bareskrim Polri.

Setelah dilakukan tes DNA yang difasilitasi Polri, hasilnya menunjukkan bahwa anak Lisa tidak memiliki DNA yang identik dengan RK.

Setelah melalui penyelidikan dan gelar perkara, penyidik akhirnya menetapkan Lisa sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik.

Sementara itu, kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butar-butar, menyambut baik langkah Bareskrim.

Ia menyebut penetapan Lisa sebagai tersangka membuktikan profesionalisme penyidik.

“Kami mengapresiasi Bareskrim yang telah menetapkan Lisa Mariana sebagai tersangka. Ini menunjukkan penyidik bekerja profesional dan menemukan unsur pidana dalam kasus ini,” kata Muslim.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan figur publik dan menyangkut isu sensitif terkait reputasi pribadi.

Polisi kini tengah melanjutkan proses hukum ke tahap selanjutnya untuk memastikan semua pihak mendapatkan keadilan sesuai aturan yang berlaku.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.