Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta pada Senin (18/11/2025) mengakibatkan sejumlah titik di ibu kota terendam banjir. Sedikitnya tiga ruas jalan utama mengalami genangan cukup tinggi yang menghambat arus lalu lintas. Selain itu, tercatat 16 RT turut terdampak banjir, dengan ketinggian air mencapai 80 cm di beberapa lokasi.
Genangan air muncul di sejumlah jalan besar dan membuat kendaraan sulit melintas. Beberapa pengendara terpaksa memutar balik karena ketinggian banjir yang cukup berbahaya untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Sementara itu, arus lalu lintas mengalami perlambatan signifikan di jam-jam sibuk akibat genangan yang tidak kunjung surut.
Hujan yang turun berturut-turut sejak pagi membuat sistem drainase di sejumlah area tak mampu menampung volume air, memicu genangan cepat. Situasi ini membuat petugas gabungan dari kepolisian, Dishub, hingga BPBD turun langsung untuk melakukan pengaturan lalu lintas serta pemantauan titik-titik rawan banjir.
BPBD DKI Jakarta melalui laporan kepada Kumparan menyebutkan bahwa total 16 RT kini terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi, antara 60–80 cm. Beberapa wilayah perumahan mulai melaporkan hambatan aktivitas warga, terutama di sekitar jalan kecil yang tergenang dan membuat akses keluar-masuk terputus sementara. Meski demikian, hingga kini belum ada laporan warga dievakuasi ataupun adanya korban jiwa.
Petugas BPBD masih bersiaga di lokasi-lokasi rawan untuk memastikan kondisi tetap terkendali. Warga juga diminta waspada jika hujan kembali turun mengingat potensi meningkatnya genangan di wilayah rendah. Hingga berita ini diturunkan, pembersihan drainase dan upaya penyedotan air terus dilakukan untuk mempercepat surutnya banjir.