Pemerintah Kabupaten Blora terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Hal ini terlihat dari kehadiran jajaran Pemkab Blora pada peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 Tahun 2025 di Jakarta, yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Blora Sri Setyorini.
Agenda tersebut tidak hanya bersifat seremonial, namun juga menjadi momentum penting untuk memfinalisasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) hibah tanah dari Pemkab Blora untuk pembangunan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI di Blora.
Dalam kesempatan itu, turut disampaikan bahwa kolaborasi ini mendapat dukungan penuh dari Menteri Agus Andrianto, yang merupakan diaspora Blora. Langkah ini dinilai strategis karena akan mempermudah masyarakat dalam mengurus layanan paspor serta membuka peluang lebih besar bagi investasi di Blora.
“Kehadiran kami hari ini tidak hanya untuk memperingati Hari Bakti, tapi juga untuk memfinalisasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Hibah Tanah Pemkab Blora untuk pembangunan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI di Blora.”, pernyataan tertulis Arief Rohman dalan akun instagramnya, Rabu (19/11/2025).
Ditegaskan pula bahwa pembangunan kantor imigrasi akan membawa manfaat besar bagi masyarakat.
“Insyaallah, dengan adanya Kantor Imigrasi di Blora, masyarakat Blora dan sekitarnya tidak perlu lagi jauh-jauh mengurus paspor. Hal ini juga akan menjadi gerbang investasi yang memudahkan investor asing masuk ke wilayah Blora.”, lanjutnya.
Sinergi antara pemerintah daerah dan kementerian terkait digambarkan sebagai bentuk kolaborasi nyata yang mengedepankan semangat kebersamaan.
“Ini adalah wujud nyata dari kolaborasi ‘Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian’ antara @pemkabblora dan @kemenimipas dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.”, imbuhnya.
Pemkab Blora pun meminta dukungan masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan layanan imigrasi segera hadir di daerah.
“Mohon doanya agar proses ini berjalan lancar sehingga layanan Imigrasi dapat segera hadir di Blora dan mempermudah urusan warga serta investasi.”, tutup Arief mengakhiri pernyataannya.
Pembangunan Kantor Imigrasi ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam transformasi pelayanan publik, sekaligus memperkuat posisi Blora sebagai daerah yang lebih terbuka bagi investasi dan kemudahan akses layanan administrasi keimigrasian.