Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menanggapi tudingan yang mengaitkannya dengan zionisme setelah beredar informasi mengenai keterlibatannya sebagai pembicara dalam forum yang diasosiasikan dengan jaringan pro-Israel.
Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut terjadi pada 2018, jauh sebelum dirinya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU melalui Muktamar 2021.
Dalam kunjungan itu, ia menghadiri beberapa forum dan bertemu sejumlah pejabat termasuk Perdana Menteri dan Presiden Israel.
Gus Yahya menyatakan bahwa seluruh pemilihnya dalam Muktamar mengetahui riwayat kunjungan tersebut namun tetap memberikan kepercayaan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa tujuan kehadirannya bukan untuk menjalin kedekatan politik dengan Israel melainkan untuk menyampaikan dukungan terhadap Palestina secara langsung.
Ia mengungkap bahwa pernyataan tersebut ia sampaikan berkali-kali bahkan di hadapan langsung Benjamin Netanyahu.
Gus Yahya memastikan dirinya tidak pernah berubah dalam memegang posisi pembelaan terhadap Palestina dan menolak anggapan bahwa kunjungannya memiliki tujuan politik tertentu.