Sabtu, April 25, 2026

Asisten Pribadi Prabowo Tuai Hujatan Usai Bikin Konten ‘A Day in My Life’ di Area Banjir, Netizen : “RIP Nurani”

Asisten pribadi Presiden Prabowo Subianto, Agung Surahman, menjadi sorotan tajam setelah mengunggah video bergaya “A Day in My Life” saat mendampingi Presiden mengunjungi wilayah terdampak banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Video yang diunggah melalui Threads dengan caption, “Ayok, ikut aku dan Bapak Prabowo sebentar,” itu langsung menuai kritik publik karena dinilai tidak sensitif terhadap situasi bencana.

Dalam video tersebut, Agung merekam rutinitasnya sejak bangun tidur, memperlihatkan jam digital di samping tempat tidur, hingga proses bersiap mengenakan seragam dinas. Ia menuliskan, “Mandi dan renang ga usah dispill ya, langsung persiapan aja ya,” sebelum menunjukkan aktivitas perjalanan bersama Presiden Prabowo menuju tenda pengungsian dan titik bencana lainnya.

Konten itu kemudian memperlihatkan Prabowo menyapa warga dan anak-anak terdampak banjir. Agung menutup videonya dengan narasi, “Terima kasih ya yang sudah ikut menemani pak presiden menjenguk saudara-saudara kita… Semoga kita selalu dalam keberkahan dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa. Aamiin.”

Namun, alih-alih diapresiasi, unggahan tersebut memicu banjir hujatan karena dianggap memperlihatkan kontras mencolok antara kenyamanan sang asisten dan penderitaan warga. Sejumlah komentar netizen berbunyi:

“Enak ya tidur di tempat yang nyaman, mandi air bersih, makanan sudah tersedia… sedangkan rakyat lain di luar sana apalagi yang terkena musibah bencana.”

“Gue kira hati lo doang yang mati, ternyata otak lo juga.”

“Vidionya bagus banget… aesthetic banget… sangat cocok di situasi seperti ini… melambangkan kejomplangan A1 dengan korban bencana.”

“Mas nggak malu kah? Digaji rakyat tapi ngonten di tengah bencana rakyat?”

Sadar kontennya viral dan menuai kecaman, Agung sempat merespons komentar publik. Namun balasannya kembali diserang karena dianggap sinis dan anti kritik. Ketika netizen menilai kontennya seperti vlog jalan-jalan, Agung menjawab, “Di pikiran kau aja itu.” Saat ditanya, “Lo serius bikin ginian?”, ia membalas singkat, “Lah, terus.” Komentar lainnya seperti “Heleh, bacot,” juga diucapkan Agung kepada pengkritiknya.

Setelah kritik semakin meluas, Agung akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui Instagram. Ia mengatakan:
“Saya atas nama pribadi, mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pimpinan dan masyarakat Bengkulu. Kejadian ini di luar dugaan saya… Cuma mau share kegiatanku saja.”

Meski sudah meminta maaf, aksi Agung tetap menjadi pembicaraan hangat di media sosial, terutama terkait sensitivitas pejabat dan stafnya saat berada di lokasi bencana.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.