Sabtu, April 25, 2026

12 Konglomerat Pemilik Kebun Sawit Terluas di Indonesia, Luas Capai Ratusan Ribu Hektare

Banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kembali menyoroti luasnya perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Alih fungsi hutan menjadi kebun sawit disebut sebagai salah satu faktor yang memperparah bencana yang menewaskan lebih dari 700 orang tersebut.

Di balik industri besar ini, terdapat 12 konglomerat yang menguasai lahan sawit raksasa di berbagai wilayah Indonesia.

  1. Martua Sitorus
    Pendiri Wilmar, mengelola 230.951 hektare sawit, dengan 152.000 hektare di Indonesia. Kini fokus pada KPN Corporation.
  2. Anthoni Salim
    Melalui Indofood Agri Resources, ia memiliki 288.649 hektare perkebunan, ditambah LSIP dan SIMP.
  3. Sukanto Tanoto
    Pemilik RGE dan Asian Agri, dengan total 100.000 hektare sawit di Sumut, Riau, dan Jambi.
  4. Ciliandra Fangiono
    CEO First Resources yang mengelola lebih dari 200.000 hektare kebun sawit di Riau dan Kalimantan.
  5. Peter Sondakh
    Lewat Rajawali Corpora, ia mengendalikan BWPT dengan lahan 87.000 hektare.
  6. Theodore Rachmat
    Triputra Agro Persada miliknya memiliki sekitar 160.000 hektare sawit.
  7. Hashim Djojohadikusumo
    Melalui Arsari Group, ia turut menjadi pemain besar di industri sawit nasional.
  8. Putera Sampoerna
    PT Sampoerna Agro mengelola 81.733 hektare perkebunan di Sumatra dan Kalimantan.
  9. Bachtiar Karim
    Pemilik Musim Mas yang mengelola lebih dari 120.000 hektare lahan sawit.
  10. Keluarga Widjaja
    Sinar Mas Group melalui Golden Agri Resources menjadi pengelola sawit terbesar dengan 536.000 hektare.
  11. Susilo Wonowidjojo
    Makin Group miliknya mengelola sekitar 140.000 hektare di Jambi dan Kalimantan.
  12. Chairul Tanjung
    CT Agro Indonesia menjadi kendaraan bisnisnya di sektor sawit, menjadikannya salah satu pemain penting.

Deretan nama ini menggambarkan besarnya penguasaan lahan oleh para konglomerat, sekaligus memunculkan kembali perdebatan soal deforestasi dan risiko bencana ekologis di masa depan.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.